Polri dan Kementan Dorong Swasembada Bawang Putih di Lombok Timur
Kepolisian Negara Republik Indonesia bersama Kementerian Pertanian meluncurkan gerakan penanaman bawang putih serentak di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, pada Rabu (19/8/2026) guna menekan angka impor nasional.
Aksi penanaman di lahan seluas 279,53 hektare yang melibatkan 2.174 petani dari 110 kelompok tani tersebut berhasil meraih rekor dari Museum Rekor-Dunia Indonesia. Langkah ini didukung pengucuran anggaran senilai Rp55,65 miliar oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman untuk memperluas kawasan tanam dan sarana produksi di Lombok Timur.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa penghargaan dari MURI bukanlah tujuan utama, melainkan awal dari komitmen memperkuat produksi dalam negeri yang saat ini baru memenuhi sebagian kecil kebutuhan pasar.
"Kurang lebih 90 sampai 95 persen. Produksi kita 39-40 ribu ton, sementara kebutuhan kita 600 ribu ton per tahun. Ini adalah tantangan bagi kita semua," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Ketergantungan terhadap pasokan luar negeri dinilai menjadi persoalan serius yang harus segera diatasi bersama melalui kolaborasi lintas lembaga.
"Alhamdulillah dipimpin Bapak Mentan kita semakin hari bisa terus meningkatkan apa yang diharapkan atau diperintahkan Bapak Presiden Prabowo untuk swasembada," ujar Listyo Sigit Prabowo.
Meskipun sejumlah komoditas pangan telah menunjukkan kemajuan, sektor bawang putih masih membutuhkan kerja keras ekstra dari seluruh pemangku kepentingan.
"Ini menjadi tantangan bagi kita semua apakah kita bisa melaksanakan tugas tersebut," kata Listyo Sigit Prabowo.
Menanggapi hal tersebut, Kementerian Pertanian menyiapkan strategi pemenuhan sarana produksi pendukung, termasuk jaminan ketersediaan benih berkualitas bagi para petani di lapangan.
"Terima kasih kepada Pak Kapolri dan jajarannya, Kapolda seluruh Indonesia dalam dukungan untuk swasembada bawang putih. Benih kita upaya untuk mendukung produksi, kalau ketersediaan dalam negeri kurang kita upayakan impor," kata Menteri Pertanian Amran Sulaiman.
Dukungan dari sektor legislatif juga mengalir dalam kegiatan yang dirangkaikan dengan panen raya di lahan 105 hektare dan peletakan batu pertama Gudang Ketahanan Pangan Polri tersebut.
Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi mengingatkan bahwa Indonesia memiliki rekam jejak sejarah yang mampu memenuhi kebutuhan bawang putih secara mandiri pada dekade sebelumnya.
"Apresiasi juga kepada Mentan Amran dan jajaran yang bekerja keras sehingga kita bisa swasembada beras, swasembada jagung, swasembada telur, dan lainnya," ujar Siti Hediati Hariyadi.
Ia menekankan pentingnya evaluasi mendalam agar kejayaan produksi komoditas tersebut dapat terulang kembali di masa sekarang.
"Pertanyaan sederhana kita, kita pernah swasembada, mengapa kita tidak mampu lagi untuk swasembada?" tutur Siti Hediati Hariyadi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow