Prabowo Janjikan Bonus Rp3 Miliar bagi Peraih Emas Asian Games 2026
Presiden Prabowo Subianto menjanjikan apresiasi berupa bonus sebesar Rp3 miliar bagi para atlet Indonesia yang berhasil menyabet medali emas pada gelaran Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, dalam acara pelepasan kontingen di Istana Negara, Jakarta, Rabu (9/9/2026).
Nilai apresiasi tersebut mengalami peningkatan signifikan jika dibandingkan dengan nominal apresiasi pada ajang olahraga tingkat regional Asia Tenggara.
"Saya nggak lupa, saya diberi laporan oleh Pak Erick, 'Pak untuk SEA Games medali emas dapat Rp 1 miliar ya.' Tapi ini Asian Games, medali emas, Rp 3 miliar," kata Prabowo, dikutip dari detikcom.
Selain peningkatan nominal uang tunai, pemerintah turut mengupayakan bentuk penghargaan lain bagi para atlet maupun pelatih yang berprestasi, termasuk melalui percepatan kenaikan pangkat di instansi kepolisian.
"Dan tanya semua pemimpin olahraga ya, kemarin medali perak-perunggu pun karya-karyanya kita semua percepat, ada yang 'Pak saya sudah sekian tahun belum naik pangkat', termasuk pelatih-pelatih ya kan, ada polisi AKBP ya kan, saya bisikin Kapolri naikin pangkatlah kita jangan pelit, kalau baik kita beri penghormatan," ujarnya.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyampaikan bahwa Indonesia memberangkatkan sebanyak 432 atlet yang tersebar di 35 cabang olahraga. Beberapa kelompok atlet bahkan telah berangkat lebih awal untuk menjalani kemah pelatihan maupun laga penyisihan.
"Pelepasan atlet Asian Games, totalnya yang dikirim 432 dari 35 cabang olahraga. Kurang-lebih 281 karena beberapa sudah berangkat, ada bola basket sudah berangkat, terus ada wushu yang masih training camp di sana, bulu tangkis kalau nggak salah malam ini udah mulai berangkat karena mau training camp juga," kata Erick.
Erick menambahkan bahwa dukungan dari pemerintah terus diperkuat melalui pengelompokan spesifikasi pusat pelatihan nasional (pelatnas) sesuai tingkat kompetisi yang diikuti.
"Jadi alhamdulillah dukungan Bapak Presiden sekarang yang namanya pelatnas itu kita sudah punya spesifikasi. Ada yang Olimpiade, Asian Games, SEA Games, tidak ada lagi yang pelatnas sebagai payung saja. Sekarang kita sudah ada indeks masing-masing cabor dan untuk para atletnya sendiri," ujarnya.
Dalam ajang kali ini, Indonesia mematok target raihan empat medali emas yang diharapkan datang dari cabang olahraga bulu tangkis, angkat besi, serta panjat tebing.
"Empat targetnya ada dari bulu tangkis, angkat besi, panjat tebing, dan mungkin cabang-cabang olahraga lainnya yang potensinya perak siapa tahu kepleset jadi emas," ujar Erick, dikutip dari Suara.com.
Target Indonesia tersebut berbanding terbalik dengan kontingen Malaysia yang mematok target total 33 medali, mencakup enam medali emas, tujuh perak, dan 20 perunggu dari 30 cabang olahraga yang diikuti.
“Target ini realistis berdasarkan performa saat ini dan pencapaian terbaru. Semua orang tahu ini adalah ajang besar. Asian Games bukan SEA Games, jadi tantangannya tentu lebih besar,” kata Chef de Mission Malaysia Datuk Mohd Sumali Reduan, dikutip dari Suara.com.
Di sisi lain, persaingan cabor bola basket kategori 5-on-5 putra dijadwalkan bakal dimulai lebih awal pada Kamis (10/9/2026) di Aichi International Arena, Nagoya. Tim nasional basket putra Indonesia tergabung di Pool A bersama tuan rumah Jepang, Korea Selatan, serta Arab Saudi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow