Prabowo Instruksikan Penyesuaian Syarat Rekrutmen Suku Dayak Jadi Prajurit TNI

Smallest Font
Largest Font

Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan penyesuaian syarat perekrutan masyarakat Suku Dayak pedalaman agar dapat menjadi prajurit TNI, hal ini disampaikan dalam serangkaian pertemuan sejak Jumat (28/8) di Istana Kepresidenan Jakarta dan dilanjutkan saat pertemuan dengan Panglima TNI serta para kepala staf angkatan di Hambalang pada Sabtu (29/8). Prabowo juga meminta perkembangan terkait penanganan bencana serta rekrutmen Suku Dayak yang ingin bergabung dengan TNI-Polri, termasuk penyesuaian syarat seperti penggunaan tato adat. Kapuspen TNI Mayjen Muhammad Nas menyatakan, "Segala petunjuk dan arahan Bapak Presiden, TNI akan menindaklanjuti." Ia menambahkan TNI memberikan kesempatan kepada seluruh putra-putri bangsa untuk mengabdi, dan mekanisme penyesuaian akan diumumkan setelah pembahasan selesai.

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menjelaskan bahwa Suku Dayak pedalaman akan mendapatkan keistimewaan dalam proses perekrutan TNI.

"Suku Dayak pedalaman dimintakan peluang untuk bisa masuk TNI, yang pendek-pendek (kami) kasih sedikit privilege-lah," ujar Sjafrie di DPR, Senin (31/8). Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak menambahkan, masyarakat Suku Dayak yang memiliki tato adat sudah diperbolehkan mendaftar sebagai prajurit TNI, namun minat mereka masih rendah.

"Ya memang dari dulu juga sudah boleh (masyarakat Suku Dayak pedalaman masuk TNI), memang gak ada masalah itu, dulu dibuatnya kalau punya tato karena tradisi ya diizinkan, tapi sejauh ini memang belum ada yang mendaftar yang seperti itu, nanti kami akan cari lagi," kata Maruli di DPR. Maruli menegaskan TNI terbuka bagi masyarakat Suku Dayak dan berharap ada perwakilan dari seluruh daerah Indonesia untuk bergabung, terutama karena TNI sedang menambah personel.

Instruksi penyesuaian syarat ini muncul setelah Presiden Prabowo menerima aspirasi dari Panglima Jilah, pemimpin besar Suku Dayak Kalimantan, yang juga meminta pembangunan infrastruktur dan fasilitas sosial di daerah pedalaman Dayak. "Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo langsung menginstruksikan pembangunan berbagai kebutuhan masyarakat Dayak Kalimantan sesuai permohonan Panglima Jilah," kata Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed