Prabowo Subianto Kunjungi Prancis Guna Perkuat Kemitraan Strategis

Smallest Font
Largest Font

Presiden Prabowo Subianto melaksanakan kunjungan kerja resmi ke Prancis yang dimulai dengan keberangkatan pada Senin malam, 25 Mei 2026, demi memperkokoh hubungan bilateral yang bernilai strategis bagi kedua negara.

Kerapnya intensitas kunjungan tersebut dinilai berlandaskan pada kepentingan bersama yang saling menguntungkan. Hubungan ekonomi yang baik serta kerja sama di berbagai sektor menjadi indikator penguat kemitraan ini.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon memberikan penjelasan mengenai kedekatan hubungan tersebut setelah melaksanakan salat Idul Adha di Masjid Istiqlal pada Rabu, 27 May 2026. Menurutnya, aspek geopolitik dan kepentingan bilateral menjadi alasan utama kunjungan berulang tersebut.

"I think our economic relationship is good, and it is mutually beneficial. We also have a very good relationship in various sectors," ujar Fadli Zon, Menteri Kebudayaan.

Meski demikian, Fadli Zon menambahkan bahwa hubungan strategis serupa juga dijalin Indonesia dengan banyak negara lain di dunia.

Di sisi lain, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberikan keterangan tertulis pada Selasa, 26 Mei 2026. Kunjungan kenegaraan ini diproyeksikan mampu mempertegas posisi tawar Indonesia di kawasan Eropa.

"Currently, Indonesia has many highly strategic collaborations with France, and this state visit is expected to further strengthen Indonesia’s position in Europe, especially in France," kata Teddy Indra Wijaya, Sekretaris Kabinet.

Hubungan bilateral ini juga dipandang saling melengkapi dalam konstelasi hubungan global yang lebih luas.

"Indonesia is one of the main gateways for European relations with Asia, while France is an important gateway for Asian, especially Southeast Asian, relations with Europe," tutur Teddy Indra Wijaya, Sekretaris Kabinet.

Teddy menambahkan bahwa lawatan kali ini merupakan pemenuhan undangan resmi dari pemerintah Prancis yang sudah direncanakan sejak lama.

"The invitation had been arranged since last year and underwent several reschedulings," ucap Teddy Indra Wijaya, Sekretaris Kabinet.

Kepastian keberangkatan Presiden dikonfirmasi pula oleh Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro di Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa, 26 Mei 2026, saat ditanya mengenai agenda presiden di tengah momen Idul Adha 1447 Hijriah.

"The President left last night for an overseas working visit to France," kata Juri Ardiantoro, Wakil Menteri Sekretaris Negara.

Berdasarkan catatan Tempo, Prabowo Subianto telah mengemas empat kali kunjungan resmi ke Prancis dalam kurun waktu 19 bulan pertama masa jabatannya. Lawatan sebelumnya tercatat pada pertengahan Juli 2025 untuk menghadiri Bastille Day Military Parade 2025 di Place de la Concorde.

Selanjutnya, kunjungan singkat di bawah lima jam dilakukan pada Januari 2026 seusai melawat ke Inggris dan Swiss. Kala itu, Ketua Umum Partai Gerindra tersebut mengadakan jamuan makan malam sekaligus berdiskusi selama sekitar 2,5 jam bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron membahas isu geopolitik global dan peran Prancis sebagai tuan rumah KTT G7.

Kunjungan paling terakhir sebelum lawatan ini terjadi pada Selasa sore, 14 April 2026 waktu setempat, saat Prabowo menemui Macron di Istana Élysée, Paris, yang dokumentasinya diunggah melalui akun Instagram resmi @presidenrepublikindonesia.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed