Prudential Syariah Perluas Literasi Keuangan Syariah di EKSiS 2026 Jakarta

Smallest Font
Largest Font

Prudential Syariah memperkuat upaya memperluas literasi dan inklusi keuangan syariah melalui partisipasi pada Expo Keuangan dan Seminar Syariah (EKSiS) 2026 yang berlangsung pada 20-23 Agustus 2026 di Grand Atrium Kota Kasablanka, Jakarta.

EKSiS 2026 merupakan kolaborasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pelaku usaha jasa keuangan syariah, dan asosiasi industri untuk memberikan edukasi, konsultasi, dan layanan keuangan syariah secara langsung kepada masyarakat.

Menurut Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 oleh OJK, indeks literasi keuangan syariah baru mencapai 43,07% dengan inklusi 13,24%, jauh di bawah indeks nasional 69,57% dan 93,61%. Hal ini menunjukkan kesenjangan antara pemahaman dan pemanfaatan keuangan syariah dalam masyarakat.

Chief Customer Marketing Officer Prudential Syariah, Vivin Arbianti Gautama, menyatakan, "Potensi ekonomi syariah Indonesia sangat besar, namun pemahaman masyarakat belum selalu diikuti dengan pemanfaatan yang setara. Melalui EKSiS, kami menghadirkan edukasi keuangan syariah dengan cara yang menyenangkan."

Vivin menambahkan, "Ketika masyarakat memahami cara merencanakan dan melindungi keuangan keluarganya sejak dini, maka literasi akan berubah menjadi keputusan nyata yang bermanfaat bagi keluarga Indonesia."

Dalam EKSiS 2026, Prudential Syariah menyediakan booth dengan permainan edukatif, aktivitas literasi dan inklusi, serta sesi jurnaling keuangan untuk membantu pengunjung mengenali kebutuhan dan prioritas finansial secara sederhana.

Pengunjung juga dapat berkonsultasi langsung dengan tenaga pemasar Prudential Syariah untuk mendapatkan nasihat keuangan syariah sesuai kebutuhan masing-masing. Upaya ini merupakan kelanjutan dari langkah Prudential Syariah dalam menjangkau berbagai lapisan masyarakat seperti kampus, komunitas, keluarga, perempuan, dan masyarakat produktif.

Prudential Syariah juga membangun kepercayaan melalui bukti nyata, termasuk pembayaran klaim dan manfaat yang transparan sesuai prinsip syariah. Pada 2025, perusahaan menyalurkan Rp 2,2 triliun klaim kepada 68.922 penerima manfaat, dan pada kuartal I 2026 telah menyalurkan Rp 529 miliar kepada lebih dari 21 ribu penerima manfaat.

"Edukasi adalah fondasi utama untuk menghadirkan perlindungan yang inklusif, transparan, dan berlandaskan prinsip syariah. Kami percaya setiap keluarga berhak menjaga janji kepada orang-orang yang paling mereka cintai," ujar Vivin.

"Melalui kehadiran kami di EKSiS, kami ingin memastikan bahwa perencanaan dan perlindungan keuangan syariah bisa menjadi langkah yang mudah dimulai oleh siapa saja agar setiap janji bisa jadi nyata," pungkasnya.

Informasi ini dilansir dari Detik Finance.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed