PTN Hoops Fest 2026 Mempererat Silaturahmi dan Nostalgia Alumni Basket

Smallest Font
Largest Font

Ratusan alumni dari berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia mengikuti PTN Hoops Fest 2026, turnamen bola basket antar alumni yang digelar di GOR Bulungan, Jakarta Selatan, pada 22-25 Agustus 2026.

Turnamen ini mengusung tema "One Basketball, Countless Memories" dan menjadi wadah kompetisi sehat sekaligus ruang nostalgia dan silaturahmi bagi alumni senior. Peserta berasal dari kampus ternama seperti Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Padjadjaran (UNPAD).

Kompetisi dibagi berdasarkan Kelompok Umur (KU) yaitu KU 30+ Putri, KU 40+ Putra, KU 50+ Putra, dan KU 55+ Putra untuk memastikan pertandingan berlangsung adil dan berimbang, dilansir dari Detik Sport.

Ketua LPSI, Anggito Abimanyu, yang juga mantan Ketua Umum PB Perbasi, menutup acara dan menyatakan,

"Semangat dari turnamen ini adalah semangat untuk unity, semangat untuk bertanding, semangat untuk tetap sehat, sekaligus bersilaturahmi, khususnya para alumni dari perguruan tinggi negeri," ujar Anggito.

Anggito menambahkan, "Dengan adanya turnamen ini saya bisa kembali bertemu dengan teman-teman saat kami kuliah dahulu. Sekarang kami bertemu lagi dan bermain basket bersama. Dulu juga pernah bermain bersama mereka, jadi sekarang seperti nostalgia."

Anggota Dewan Komisaris OJK, Hasan Fawzi, menilai PTN Hoops Fest tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah sinergi antar alumni yang bekerja di instansi berbeda.

"Saat ini kami masing-masing sudah berkarya di instansi masing-masing. Tentu melalui pertemuan dalam ajang turnamen basket seperti ini, ada banyak hal yang bisa kami lakukan dan sinergikan di luar olahraga bola basket itu sendiri. Suasananya juga lebih cair," kata Hasan Fawzi.

Dia menambahkan, "Kami mengapresiasi panitia yang menyelenggarakan kegiatan ini dengan tujuan yang sangat baik. Selain terus menyemarakkan olahraga basket di tingkat nasional, ajang ini juga menjadi sekaligus mengenang masa-masa ketika mereka berada di puncak stamina sebagai mahasiswa dan pebasket di perguruan tinggi masing-masing."

Dalam kategori KU 30+ Putri, tim alumni UNPAD keluar sebagai juara setelah mengalahkan UI dengan skor 38-21. Pada KU 30+ Putra, UGM meraih gelar juara usai mengalahkan UNPAD 32-29.

Tim UI di KU 40+ Putra berhasil membayar kegagalan tim putri dengan mengalahkan Universitas Diponegoro (Undip) 46-32 dalam pertandingan ketat, sekaligus mengamankan gelar juara.

"Sungguh pertandingan yang keras dan melelahkan. Kami bersyukur bisa keluar dari ketertinggalan di dua kuarter awal sehingga bisa menjadi juara," ucap Firdaus, kapten tim UI KU 40+ Putra.

"Saya berterima kasih kepada tim dan semua pemain yang telah bekerja keras sehingga kami bisa menjadi juara," tambah Firdaus.

Di KU 50+ Putra, tim alumni ITB mengamankan gelar juara setelah menundukkan UNPAD dengan skor akhir 40-27.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed