Putri Sulung Jenderal Hoegeng Meninggal Dunia di Usia 78 Tahun
Reniyanti Hoegeng, putri sulung mantan Kepala Kepolisian RI Jenderal Hoegeng Iman Santoso, meninggal dunia pada Selasa (8/9/2026) pukul 00.44 WIB di Rumah Sakit Eka Hospital, Depok, Jawa Barat.
Almarhumah berusia 78 tahun dan jenazahnya akan disemayamkan di Pesona Khayangan Blok DC No. 3, Depok sebelum dimakamkan di Pemakaman Giri Tama, Tonjong, Bogor pada hari yang sama setelah Salat Dzuhur.
Jenderal Hoegeng dikenal sebagai Kapolri periode 1968 hingga 1971 yang memiliki reputasi sebagai sosok polisi yang jujur, sederhana, tegas, dan antikorupsi.
Kepergian Reniyanti menambah duka bagi keluarga besar Hoegeng, yang selama ini dikenal dekat dengan sejumlah tokoh nasional dan dunia seni. Namun, informasi tentang kehidupan pribadi Reniyanti jarang dipublikasikan.
"Reniyanti Hoegeng, putri sulung mendiang Kapolri ke-5 RI Jenderal Polisi Hoegeng Iman Santoso, meninggal dunia di RS Eka Hospital pada usia 78 tahun, Selasa (8/9/2026) pukul 00.44 WIB," kata RM.id.
Menurut Detik, jenazah Reniyanti akan diberangkatkan ke pemakaman selepas salat Dzuhur dan disemayamkan terlebih dahulu di rumah duka Pesona Khayangan.
Berita ini juga dilaporkan oleh CNN Indonesia yang mengonfirmasi waktu kematian dan rencana pemakaman almarhumah.
Gebrak.id menambahkan bahwa kepergian Reniyanti meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Jenderal Hoegeng, yang dikenal sebagai simbol integritas dan keberanian dalam dunia kepolisian Indonesia.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow