Raja Charles Tegaskan Harry dan Meghan sebagai Warga Sipil Biasa Usai Kembali ke Inggris
Raja Charles III menegaskan bahwa Pangeran Harry dan Meghan Markle kini berstatus sebagai warga sipil biasa setelah keduanya kembali menetap di Inggris pada 26 Agustus 2026. Penegasan itu dituangkan dalam surat resmi dari Istana Buckingham untuk menghilangkan kebingungan publik dan media terkait status pasangan tersebut. "Charles menulis surat untuk memperjelas bahwa mereka bukan lagi anggota keluarga kerajaan yang menjalankan tugas resmi dan dianggap sebagai warga sipil biasa, sehingga tidak ada kebingungan," ujar sumber kepada Us Weekly.
"Sang Raja hanya ingin publik dan pers tidak bingung. Mereka tidak bisa bersikap setengah-setengah," tambah sumber tersebut.
Menurut sumber yang sama, Harry dan Meghan tidak akan kembali menjalankan peran sebagai anggota senior keluarga kerajaan setelah kembali ke Inggris. Status warga sipil ini terkait kesepakatan saat mereka mundur dari tugas kerajaan pada 2020, di mana semua kegiatan publik yang melibatkan mereka harus mendapat persetujuan istana agar tidak disalahartikan sebagai tugas resmi kerajaan.
"Berdasarkan kesepakatan saat mereka melepas status anggota kerajaan yang bertugas aktif, segala kegiatan yang melibatkan publik atau organisasi naungan tertentu harus disetujui oleh pihak istana agar mereka tidak disalahartikan sebagai anggota kerajaan yang sedang menjalankan tugas resmi," klaim sumber. "Kepindahan mereka kembali ke Inggris telah menimbulkan kebingungan," tambahnya.
Namun, pelabelan itu tidak diterima sepenuhnya oleh Harry dan Meghan yang masih dianggap sebagai tokoh publik oleh sumber dekat pasangan tersebut. "Mereka adalah tokoh publik. Publik tahu siapa mereka.
Gagasan bahwa mereka bisa menjalani kehidupan normal yang ‘privat’ sayangnya tidak realistis," ujar sumber kepada People. Sumber lain mempertanyakan alasan istana mengeluarkan surat resmi jika pasangan itu memang hanya warga sipil biasa.
Surat resmi tersebut dikirim ke media tanpa persetujuan Harry dan Meghan terlebih dahulu, yang menyebabkan ketegangan karena pihak istana sebenarnya berniat memberi tahu mereka sebelum surat dipublikasikan.
"Istana bahkan bersedia memperjelas satu atau dua poin dalam surat tersebut, namun surat itu dikirim ke media sebelum tim Harry sempat memberikan tanggapan," lapor The Telegraph. Pasangan itu merasa frustrasi dan menilai waktu penerbitan surat sebagai tindakan yang disengaja. Surat ini diduga terkait pembahasan keamanan Harry, Meghan, dan kedua anak mereka di Inggris, sementara Komite Eksekutif Perlindungan Anggota Kerajaan dan Tokoh Publik tengah menyiapkan perlindungan polisi bagi mereka.
Sumber istana membantah surat diterbitkan untuk memengaruhi keputusan komite tersebut.
Keluarga Harry dan Meghan tiba di Inggris pada 26 Agustus 2026, sekitar satu minggu setelah mereka mengonfirmasi rencana tinggal dalam jangka waktu lama di negara tersebut.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow