Raul Jimenez Cetak Dua Gol untuk Meksiko di Piala Dunia 2026
Penyerang Tim Nasional Meksiko Raul Jimenez berhasil mencetak dua gol penting dalam ajang Piala Dunia 2026 setelah sempat pulih dari cedera fraktur tengkorak kepala yang fatal pada tahun 2020 silam.
Dilansir dari BBC, penyerang berusia 35 tahun tersebut mencetak gol pertamanya di Piala Dunia saat laga debut melawan Afrika Selatan pada 11 Juni, diikuti gol kedua yang membawa Meksiko menang 2-0 atas Ekuador di babak 32 besar. Jimenez kini tercatat sebagai pencetak gol terbanyak ketiga dalam sejarah Timnas Meksiko dengan torehan 42 gol, setelah sebelumnya juga aktif membela klub Fulham di Liga Inggris.
Karier sepak bola Jimenez sempat terancam berakhir akibat insiden benturan kepala hebat dengan bek Arsenal, David Luiz, saat ia masih membela Wolverhampton Wanderers pada 29 November 2020. Insiden tersebut menyebabkan Jimenez mengalami fraktur tengkorak dan hemoragi otak serius hingga harus dilarikan ke rumah Sakit dalam kondisi tidak sadarkan diri melalui protokol darurat kode merah.
"Lo que recuerdo es que llegamos al estadio y salí a ver el campo. Y volví al vestuario… No recuerdo nada más" kata Raul Jimenez, Penyerang Timnas Meksiko.
Pemain depan tersebut berhasil menjalani operasi darurat dengan sukses dan menjalani masa pemulihan intensif selama delapan bulan sebelum akhirnya bisa kembali merumput pada Agustus 2021. Sejak saat itu, Jimenez harus mengenakan pita pelindung kepala khusus yang dirancang khusus dengan bantalan ekstra di bagian pelipis kanan demi meminimalkan dampak benturan.
"El ruido [golpea la palma de su mano con un puño] permanecerá" ujar Nuno Espirito Santo, Mantan Pelatih Wolverhampton Wanderers.
Nuno Espírito Santo menambahkan bahwa situasi saat itu sangat mencekam bagi seluruh tim di lapangan.
"Teníamos mucho miedo y entonces empiezas a escuchar: 'Código rojo, código rojo'" tutur Nuno Espirito Santo, Mantan Pelatih Wolverhampton Wanderers.
Tim medis klub langsung bergerak cepat saat menyadari fatalnya benturan yang menimpa sang penyerang.
"Supe inmediatamente que él estaba gravemente herido" ungkap Matt Perry, Dokter Tim Wolverhampton Wanderers.
Setelah melewati masa kritis di rumah sakit, Jimenez mendapatkan sambutan hangat dari keluarganya yang menjadi motivasi terbesar untuk tidak pensiun dini.
"Recuerdo que, al salir del hospital, Daniela y Arya [esposa e hija, recién nacida] estaban esperándome y me recibieron con mucho amor" ucap Raul Jimenez, Penyerang Timnas Meksiko.
Jimenez menegaskan bahwa dirinya tidak pernah kehilangan keyakinan untuk bisa kembali bermain di level tertinggi sepak bola profesional.
"Nunca pensé en terminar mi carrera o dejar de jugar. Siempre confié en que podía volver" tegas Raul Jimenez, Penyerang Timnas Meksiko.
Meski sempat tampil terbatas selama 56 menit tanpa gol di Piala Dunia Qatar 2022 akibat cedera otot, Jimenez membuktikan kualitasnya di Piala Dunia 2026. Keberhasilan mencetak gol sundulan ke gawang Afrika Selatan menjadi momen emosional yang ia dedikasikan untuk mendiang ayahnya yang baru saja wafat beberapa bulan sebelumnya.
"Quería volver al mismo nivel, pero también quería demostrar más, demostrar que soy más fuerte" kata Raul Jimenez, Penyerang Timnas Meksiko.
Dukungan dari rekan-rekan setim diakui Jimenez menjadi salah satu faktor penting yang menguatkan mentalnya selama proses rehabilitasi panjang.
"Todo el mundo estuvo siempre al pendiente de mí. Desperté y tenía mensajes de todos mis compañeros" jelas Raul Jimenez, Penyerang Timnas Meksiko.
Pelindung kepala khusus yang dipakai Jimenez kini tidak hanya berfungsi sebagai alat medis, melainkan telah menjadi simbol resiliensi di dunia olahraga internasional.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow