Real Madrid Kalahkan Espanyol 2-1 pada Laga Pembuka LaLiga
Real Madrid mengamankan kemenangan tipis 2-1 saat bertandang ke markas Espanyol pada laga pembuka LaLiga musim 2026/27, Sabtu. Hasil positif skuad asuhan Jose Mourinho tersebut diwarnai sorotan atas debut bek tengah baru Ibrahima Konate.
Konate resmi bergabung dengan Los Blancos secara gratis setelah kontraknya di Liverpool habis pada akhir Juni. Pemain asal Prancis itu tampil sejak menit awal mendampingi Dean Huijsen di lini belakang, menggeser Antonio Rudiger ke bangku cadangan meski Rudiger memiliki porsi latihan lebih banyak.
Surat kabar Spanyol AS melaporkan bahwa performa Konate belum sepenuhnya meyakinkan manajemen Real Madrid. Walau tampil tenang pada awal laga, tingkat kewaspadaannya menurun seiring berjalannya waktu, termasuk saat kehilangan posisi dalam proses gol Espanyol yang dicetak Cala.
Konate juga dinilai terlalu percaya diri saat menguasai bola di area pertahanan hingga kehilangan penguasaan yang berpotensi membahayakan gawang. Selain itu, akurasi umpan Konate dari lini belakang dianggap belum menyamai Huijsen yang tampil konsisten usai dibeli seharga 60 juta euro.
Kendati mendapat kritik, data statistik mencatat Konate memenangi empat duel udara dan mencatatkan 89 sentuhan bola. Bek bertinggi 1,94 meter tersebut menyelesaikan 73 dari 75 umpan dengan akurasi 97 persen, memulihkan bola lima kali, serta mencetak tiga tekel sukses.
Di lini tengah, performa Real Madrid ditopang penampilan solid Jude Bellingham dan Arda Guler. Namun, sektor serangan dan kreativitas permainan secara keseluruhan dinilai belum tampil maksimal pada laga perdana ini.
Manajemen Los Blancos berharap ketangguhan lini pertahanan semakin kokoh saat Eder Militao pulih dari cedera hamstring yang dialaminya sejak Maret. Bek asal Brasil itu diperkirakan kembali merumput pada September usai menjalani pemulihan intensif.
Mantan kiper Liverpool, Adrian, memberikan dukungannya terhadap adaptasi Konate di Spanyol melalui wawancara bersama media AS.
"Ibou adalah seorang monster - dalam arti terbaik. Cepat, dominan di udara, sangat tangguh secara bertahan," kata Adrian, mantan penjaga gawang Liverpool.
Adrian menilai mantan rekan setimnya itu memiliki mentalitas pemenang dan pengalaman yang cukup untuk bersinar di klub sekelas Real Madrid.
"Dia memberikan ketenangan pikiran bagi penjaga gawang. Dia sangat kompetitif dan seorang pemenang alami. Datang dari klub yang bertarung untuk segalanya, dia memiliki kepribadian dan pengalaman untuk bersinar di Real Madrid," ujar Adrian, mantan penjaga gawang Liverpool.
Mengenai gaya bermain sang bek, Adrian membandingkan karakteristik Konate dengan kombinasi dua bek papan atas lainnya.
"Saya tidak suka membandingkan, tetapi saya akan mengatakan dia adalah campuran dari agresi dan kekuatan [Antonio] Rudiger dengan kemampuan bermain bola dari bek muda seperti [Dean] Huijsen. Dia melakukan umpan diagonal, tetap tenang di bawah tekanan, dan mengalirkan bola dari belakang dengan sangat baik. Saya mengenalnya - dia akan tampil fantastis," kata Adrian, mantan penjaga gawang Liverpool.
Adrian menambahkan bahwa tuntutan tinggi di klub sebelumnya menjadi modal penting bagi Konate dalam menghadapi tekanan di Santiago Bernabeu.
"Dia terlatih dengan baik untuk menghadapi tekanan (tertawa). Liverpool menuntut segalanya, setiap hari. Dia terbiasa dengan level itu. Dia memiliki jiwa kepemimpinan, dan setelah dia beradaptasi, dia akan membuktikan bahwa dia adalah perekrutan yang sangat besar," ujar Adrian, mantan penjaga gawang Liverpool.
Kemenangan atas Espanyol menempatkan Real Madrid pada jalur positif sebelum melakoni laga kandang tunda pekan pertama menghadapi Real Sociedad di Santiago Bernabeu pada Rabu malam.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow