Real Madrid Rekrut Marc Cucurella dari Chelsea Senilai 55 Juta Euro

Smallest Font
Largest Font

Real Madrid resmi mendatangkan bek kiri Marc Cucurella dari Chelsea dengan nilai transfer mencapai 55 juta euro ditambah bonus 5 juta euro pada bursa transfer musim panas, Juni 2026. Kepindahan pemain asal Spanyol ini meninggalkan kekosongan besar di lini pertahanan Chelsea sekaligus memicu berbagai reaksi dari ranah sepak bola Inggris dan Spanyol.

Dilansir dari goal.com, kesepakatan ini mengakhiri masa bakti empat tahun Cucurella di Stamford Bridge, tempat ia sempat memenangkan gelar Piala Dunia Antarklub dan Liga Konferensi. Keputusan tersebut diambil dengan cepat dan memicu gelombang kritik, terutama dari pendukung Barcelona karena sang pemain merupakan jebolan akademi La Masia.

"Pada akhirnya, pendapat harus dihormati, dan setiap orang memiliki pandangan masing-masing," kata Marc Cucurella dikutip dari Barca Universal. "Saya sangat berterima kasih atas semua yang saya alami dan semua yang mereka berikan kepada saya di akademi Barcelona, tetapi seperti halnya segala sesuatu dalam hidup, ada tahapannya."

Cucurella menambahkan bahwa ketertarikan mendalam dari klub sebesar Real Madrid sangat sulit untuk ditolak oleh pesepak bola mana pun.

"Ketika klub seperti Real Madrid datang dan bersikeras serta mengatakan mereka menginginkan saya, sangat sulit untuk menolaknya," tegas Marc Cucurella. "Saya yakin ini adalah langkah yang paling tepat, atau langkah yang harus saya ambil. Saya sama sekali tidak ragu; saya pikir ini adalah langkah penting dan hebat dalam karier saya," tutupnya.

Kehilangan ini membawa kesedihan mendalam bagi kapten Chelsea, Reece James, yang tengah berada di markas latihan Timnas Inggris di Kansas City.

"Ya, saya berbicara dengannya beberapa hari yang lalu," ungkap Reece James dilansir dari talkSPORT. "Anda tahu, ia jelas merupakan pemain yang luar biasa, salah satu bek kiri terbaik di dunia, pasti. Inilah sepak bola.

Pemain berpindah klub setiap beberapa bulan dan saya sangat sedih melihatnya pergi. Tapi saya mendoakan yang terbaik untuknya."

Meski terpukul, James tetap menyambut positif penunjukan manajer baru Chelsea, Xabi Alonso, yang menggantikan Liam Rosenior sejak April lalu.

"Semua orang yang saya ajak bicara tentang dia (Alonso) mengatakan bahwa dia adalah manajer yang luar biasa, yang lebih dikenal dari kariernya sebagai pemain," kata Reece James. "Dia memiliki karier yang luar biasa dan saya sangat bersemangat untuk bekerja sama dengannya."

James juga menyamakan pengalaman dilatih oleh mantan bintang lapangan dengan masa mudanya saat berada di bawah arahan legenda klub lainnya.

"Saya pernah mengalaminya saat masih muda bersama Frank Lampard," kenang Reece James. "Dia adalah salah satu idola saya saat tumbuh besar. Dan kemudian, ketika dia mengambil alih jabatan manajer, itu adalah momen yang tak terduga. Seperti yang saya katakan, saya sangat senang Xabi Alonso menjadi manajer kami dan saya sangat antusias."

Sementara itu, kepindahan Cucurella ke Santiago Bernabeu ditanggapi secara sinis oleh gelandang Barcelona, Gavi, yang menilai transfer ini sebagai bentuk ketakutan terhadap Lamine Yamal.

"Yah… Real Madrid sering mengganti bek sayap mereka belakangan ini! Itulah akibatnya jika Lamine Yamal ada di Barca," kata Gavi dikutip dari GFNS melalui bola.kompas.com.

Gavi menilai langkah Real Madrid merekrut Cucurella sengaja dilakukan demi menghentikan kegemilangan penyerang muda Barcelona tersebut.

"Dia yang terbaik. Sekarang mereka merekrut Cucurella untuk menghentikan Lamine. Rival yang bagus, pemain yang bagus, saya menyukainya," lanjut Gavi.

Untuk menambal lubang yang ditinggalkan Cucurella, Chelsea dilaporkan oleh inews.id langsung membidik bek Eintracht Frankfurt berusia 22 tahun, Nathaniel Brown, dengan menyiapkan dana sebesar 52 juta pounds atau sekitar Rp1,24 triliun.

“Anak itu selalu memiliki seperangkat kemampuan yang lengkap. Anda bisa mengandalkannya sepenuhnya dan dia tidak pernah mengalami masalah. Dia memiliki naluri waktu yang baik untuk masuk ke kotak penalti dan merasa nyaman bermain di half-space,” puji Jürgen Klopp, mantan pelatih Liverpool, mengenai performa Brown.

Kompatriot Brown di Jerman sekaligus bek kiri RB Leipzig, David Raum, turut mengakui kualitas pemain muda terbaik Eintracht Frankfurt tersebut.

“Dia menjalani musim yang luar biasa, meskipun Eintracht Frankfurt mengalami kesulitan,” kata David Raum.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed