Kementerian PU Realisasikan Anggaran Infrastruktur Rp33 Triliun Demi Kebut Proyek Prioritas Presiden

Smallest Font
Largest Font

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mencatatkan realisasi anggaran sebesar Rp33,49 triliun atau mencapai 31,39 persen dari total pagu Rp106,71 triliun hingga Jumat (31/5/2026). Penyerapan ini berhasil mendorong pengerjaan sejumlah proyek infrastruktur prioritas presiden menunjukkan tren perkembangan yang positif.

Menteri PU mengungkapkan bahwa capaian ini berjalan beriringan dengan realisasi progres fisik di lapangan yang menyentuh angka 35,71 persen. Pihak kementerian optimistis pengerjaan infrastruktur ini akan terus meningkat dalam beberapa bulan ke depan sesuai dengan target yang ditetapkan.

Hingga akhir Mei 2026, akselerasi pengerjaan difokuskan pada sektor pendidikan, perbaikan sarana jalan, penanganan pengairan daerah, hingga pengembangan lumbung pangan baru.

Presiden Prabowo Paparkan Sejumlah Capaian Program Prioritas Selama Setahun | tvOne | tvOneNews

Capaian Sektor Pendidikan dan Pengairan Daerah

Berdasarkan rilis resmi kementerian, beberapa program prioritas presiden di sektor pelayanan dasar dan konektivitas mencatatkan hasil yang signifikan. Penyerapan anggaran terbesar dialokasikan untuk perbaikan mutu fasilitas belajar dan penguatan ketahanan air daerah.

Realisasi Progres Fisik Sektor Fasilitas Pelayanan

Pada sektor pendidikan, Kementerian PU terus mendorong penyelesaian fasilitas belajar mengajar di berbagai wilayah.

  • Progres pembangunan sekolah rakyat telah menyelesaikan fisik bangunan sebanyak 93 unit sekolah atau mencapai 67,50 persen.
  • Program revitalisasi madrasah menyentuh 856 madrasah dengan kemajuan pembangunan fisik sebesar 41,88 persen.
  • Anggaran infrastruktur berbasis masyarakat (IBM) senilai Rp5,48 triliun juga disalurkan untuk membiayai pengerjaan di 15.364 lokasi.

Capaian Pembangunan Wilayah dan Daerah

Selain bangunan pelayanan, Kementerian PU melaporkan data kemajuan pengerjaan infrastruktur transportasi darat dan jaringan irigasi regional.

Data Realisasi Anggaran dan Fisik Kementerian PU Per Mei 2026
Nama Program KerjaRealisasi Keuangan (%)Progres Fisik (%)Volume / Target Capaian
Program Sekolah Rakyat44,33%67,50%93 unit sekolah
Revitalisasi Madrasah33,22%41,88%856 madrasah
Penanganan Jalan Daerah59,49%75,10%408,57 km jalan & 375,88 m jembatan
Penanganan Irigasi Daerah38,36%82,73%19.760 hektare jaringan
KSPEAN Wanam Papua Selatan2,63%12,67%Akses jalan 138,5 km & irigasi pangan

Fokus Pengembangan Lumbung Pangan Wanam

Kementerian PU kini memberikan perhatian khusus terhadap Pembangunan Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPEAN) Wanam yang terletak di Papua Selatan. Proyek strategis ini dirancang sebagai pilar utama penyokong ketahanan pangan nasional di masa mendatang.

Hingga akhir Mei 2026, proyek KSPEAN Wanam menunjukkan kemajuan fisik sebesar 12,67 persen dengan penyerapan dana keuangan baru menyentuh 2,63 persen. Pekerjaan di lapangan dilaporkan mencakup pembukaan akses jalan sepanjang 138,5 kilometer.

"Realisasi anggaran kementerian PU yang terukur ini membuktikan bahwa proyek prioritas presiden menunjukkan tren positif di berbagai sektor wilayah,"

Selain membuka akses jalan, tim di lapangan juga telah melakukan pengerjaan sistem pengendalian banjir yang mencakup area seluas 7.503 hektare. Pihak kementerian juga tengah mempersiapkan pembangunan infrastruktur pendukung pertanian di lahan seluas 4,87 tapi ribuan hektare.

Langkah penanganan banjir dan pembukaan lahan ini diharapkan dapat mempercepat kesiapan operasional sentra pangan tersebut sebelum memasuki akhir tahun anggaran.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed