Sejarah Baru Tercipta di Piala Dunia 2026, Fase Grup Penuh Rekor dan Kejutan
Babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 telah resmi berakhir dan meloloskan 32 tim ke babak gugur. Turnamen edisi perdana dengan format 48 negara peserta ini sukses menghadirkan berbagai sejarah baru sepak bola.
Sebanyak 32 tim yang memastikan tiket lolos terdiri atas 13 wakil Eropa (UEFA), sembilan Afrika (CAF), lima Amerika Selatan (CONMEBOL), tiga Amerika Utara, Tengah, dan Karibia (Concacaf), serta dua Asia (AFC).
Dominasi Sejarah Baru Wakil Afrika
Sorotan terbesar sepanjang fase grup kali ini datang dari zona Afrika. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia, terdapat lima negara asal benua Afrika yang berhasil melaju bersamaan ke fase babak gugur.
Negara-negara tersebut adalah Maroko, Afrika Selatan, Pantai Gading, Mesir, dan Cape Verde. Sebelumnya, rekor terbanyak wakil Afrika di fase gugur hanya bertahan di angka dua tim pada edisi 2014 dan 2022.
Selain itu, terdapat tujuh negara yang mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur untuk pertama kalinya. Negara tersebut meliputi Bosnia dan Herzegovina, Kanada, Cape Verde, RD Kongo, Pantai Gading, Mesir, dan Afrika Selatan.
Cape Verde menjadi tim debutan paling mengejutkan setelah lolos tanpa terkalahkan di fase grup. Pemain mereka, Kevin Pina, turut mencatat sejarah lewat gol pertama negaranya di Piala Dunia saat menghadapi Uruguay.
Rekor Gol Terbanyak di Fase Grup
Edisi kali ini tercatat sebagai fase grup paling produktif sepanjang sejarah turnamen bergengsi tersebut dengan rata-rata gol per pertandingan yang cukup tinggi.
| Statistik Fase Grup | Catatan Angka |
|---|---|
| Tim Lolos Babak Gugur | 32 Tim |
| Total Gol Tercipta | 215 Gol |
| Rata-rata Gol per Laga | 3,0 Gol |
| Total Tembakan | 1.774 Tembakan |
| Umpan Sukses | 68.162 Umpan |
Prancis, Jerman, dan Belanda menjadi tim nasional paling produktif dengan masing-masing mengemas 10 gol. Dari keseluruhan total 48 tim peserta, tercatat hanya Panama yang gagal mencetak gol.
Sementara itu, Kanada mencatat kemenangan besar 6-0 atas Qatar. Hasil ini menjadikannya sebagai negara Concacaf pertama yang mampu mencetak lebih dari empat gol dalam satu laga Piala Dunia.
Capaian Legendaris Messi dan Ronaldo
Bintang Argentina Lionel Messi kembali mengukir sejarah baru. Kapten tim Tango tersebut kini sah menjadi pemain pertama di dunia yang mencetak gol dalam tujuh pertandingan Piala Dunia secara beruntun.
Messi juga menempatkan dirinya sebagai top skor sepanjang masa Piala Dunia dengan koleksi 19 gol. Catatan hat-trick Messi ke gawang Aljazair menjadikannya pencetak hat-trick tertua pada usia 38 tahun 357 hari.
Di sisi lain, Cristiano Ronaldo resmi menjadi pencetak gol terbanyak Portugal sepanjang sejarah Piala Dunia dengan 10 gol. Torehan ini berhasil melewati rekor legenda Eusébio yang mengoleksi sembilan gol.
Penyerang Inggris Harry Kane juga tidak ketinggalan dengan mencetak sejarah sebagai pencetak gol terbanyak negaranya di Piala Dunia lewat koleksi 11 gol, melewati catatan Gary Lineker dengan 10 gol.
Catatan Menarik dan Statistik Tambahan
Pertandingan fase grup juga menyajikan laga ke-1.000 sepanjang sejarah pelaksanaan Piala Dunia. Momen bersejarah tersebut terjadi saat Jepang berhasil menang telak dengan skor 4-0 atas Tunisia.
Kemenangan telak tim Samurai Biru atas Tunisia tersebut sekaligus menjadi catatan margin kemenangan terbesar yang pernah diraih oleh negara Asia dalam ajang Piala Dunia.
| Jenis Pelanggaran dan Aturan | Total Jumlah |
|---|---|
| Kartu Kuning | 180 Kartu |
| Kartu Merah | 10 Kartu |
| Rata-rata Pergantian Pemain | 4,77 per Tim |
Senegal mencatatkan diri sebagai tim Afrika pertama yang mampu membukukan lima gol dalam satu pertandingan. Amerika Serikat juga pertama kalinya mencetak empat gol saat mengalahkan Paraguay 4-1.
Pemain Afrika Ismael Saibari menjadi pilar pertama dari benuanya yang mencetak gol dalam tiga laga beruntun. Di kursi kepelatihan, Dick Advocaat (Curaçao) menjadi pelatih tertua dalam sejarah turnamen pada usia 78 tahun 271 hari.
Rekor kepelatihan lain dipecahkan oleh Hugo Broos (Afrika Selatan) sebagai pelatih tertua yang memenangi laga Piala Dunia pada usia 74 tahun 75 hari. Kompetisi kini siap berlanjut ke babak 32 besar.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow