Gianni Infantino Klarifikasi Isu Penjualan Saham Piala Dunia, Tegaskan FIFA Tetap Kendalikan Kompetisi

Smallest Font
Largest Font

Presiden FIFA Gianni Infantino memberikan klarifikasi mengenai wacana komersialisasi dan rencana penjualan saham Piala Dunia melalui entitas baru bernama FIFA Forward Enterprise.

Langkah komersialisasi ini melibatkan seluruh negara anggota asosiasi sebagai pemegang saham serta dukungan investor swasta dari lembaga keuangan global.

Usulan tersebut mendapat penolakan keras dari UEFA yang menilai komersialisasi saham dapat mencederai nilai sportivitas serta mengancam aksi boikot.

"FIFA Forward Enterprise adalah sebuah proposal, peluang, dan bagian dari proses konsultasi demokratis dengan 211 Asosiasi Anggota FIFA dan Dewan FIFA," kata Gianni Infantino, Kamis (30/7/2026).

Infantino menyampaikan bahwa perusahaan baru tersebut akan berada di bawah kendali penuh FIFA untuk mengonsolidasikan seluruh operasi komersial.

"Jika disetujui, ini akan menjadi anak perusahaan yang dimiliki dan dikendalikan FIFA, mengkonsolidasikan operasi komersial dan acara FIFA dengan mengkomersialkan dan menyelenggarakan semua kompetisi milik FIFA, bersama dengan sponsor, siaran, lisensi, dan usaha baru, untuk kepentingan Asosiasi Anggota FIFA, membuka nilai komersial yang sebelumnya belum dimanfaatkan.," kata Gianni Infantino, Kamis (30/7/2026).

Evolusi Komersial dan Pendanaan Asosiasi Anggota

Pertumbuhan pendapatan Piala Dunia terus mengalami peningkatan signifikan dari edisi ke edisi untuk mendukung pendanaan sepak bola global.

Edisi Piala Dunia Pendapatan
Piala Dunia 2022 USD 7,5 Juta
Piala Dunia 2026 USD 15 Juta

Peningkatan nilai komersial ini diharapkan dapat memperbesar alokasi dana pengembangan sepak bola di setiap negara anggota asosiasi.

"Memperkuat sisi komersial permainan adalah langkah selanjutnya yang wajar dalam evolusi FIFA setelah satu dekade reformasi tata kelola dan pengembangan yang diperluas. Melalui Program FIFA Forward, pendanaan akan meningkat dari USD 8 juta menjadi USD 20 juta per Asosiasi Anggota FIFA melalui Program FIFA Fast Forward yang baru," kata Gianni Infantino, Kamis (30/7/2026).

Keputusan akhir mengenai pelaksanaan proposal ini sepenuhnya diserahkan kepada kesepakatan seluruh asosiasi anggota FIFA melalui mekanisme pembahasan bersama.

"Ini adalah peluang emas untuk mempercepat pengembangan sepakbola di seluruh dunia. Tetapi ini hanyalah sebuah tawaran, bukan kewajiban. Pilihan tersebut berada di tangan Asosiasi Anggota FIFA kami, dan kami di sini untuk mendiskusikannya dengan semua orang," kata Gianni Infantino, Kamis (30/7/2026).

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed