Roberto Martinez Cadangkan Bernardo Silva Jelang Laga Kontra Kroasia
Pelatih Tim Nasional Portugal Roberto Martinez memutuskan untuk menempatkan gelandang Bernardo Silva di bangku cadangan dalam pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 melawan Kroasia di Stadion Toronto pada Kamis, 2 Juli 2026. Keputusan tersebut diambil murni karena alasan taktis untuk menerapkan strategi menyerang yang lebih vertikal dan langsung demi membongkar pertahanan Kroasia. Martinez memilih memasang Pedro Neto di sayap kanan untuk menggantikan posisi yang biasa ditempati oleh pemain baru Real Madrid tersebut. Sebelumnya, Bernardo Silva sempat bermain sebagai starter saat Portugal ditahan imbang 1-1 oleh DR Kongo, lalu menjadi pemain pengganti ketika menang 5-0 atas Uzbekistan, dan hanya duduk di bangku cadangan saat bermain imbang tanpa gol melawan Kolombia.
Meskipun demikian, Silva menegaskan kesiapannya untuk memberikan kontribusi penuh bagi Selecao dalam laga krusial di Kanada tersebut.
"Of course I want to be a part of it, of course I want to contribute, of course I think I can help," kata Bernardo Silva, gelandang Timnas Portugal. Pemain berusia 31 tahun itu menambahkan bahwa ia akan selalu mendukung setiap keputusan yang diambil oleh pelatih kepala demi kepentingan tim secara keseluruhan.
"But I'm ready, I'm ready to help the team in whatever way I can, whether as a starter, playing five minutes, or in the locker room," ujar Bernardo Silva, mantan pemain Manchester City itu. Persaingan di lini tengah Portugal memang sangat ketat karena dihuni oleh deretan pemain berkualitas tinggi seperti Bruno Fernandes, Ruben Neves, dan Vitinha.
"It's up to us to do our best, support the players on the field, train well, create a good atmosphere and, above all, be ready for when that opportunity comes again," tutur Bernardo Silva. Gelandang berpengalaman ini juga memaparkan aspek penting yang harus ditunjukkan oleh rekan-rekannya demi bisa menyingkirkan Kroasia dan melangkah ke babak 16 besar. "Try to be a team that creates danger, that is aggressive, that is direct, while at the same time not losing control of the game, which we lost a little against Colombia," sebut Bernardo Silva.
Ia menyadari bahwa sebuah tim tidak akan bisa tampil sempurna di sepanjang turnamen, namun Portugal dinilai memiliki modal kuat untuk memenangkan laga berat.
"Luka is truly an idol for me -- the way he not only played and remained at the highest level, but also the way he conducted himself throughout his career is a great inspiration to me," ucap Bernardo Silva mengenai kapten Kroasia, Luka Modric. Pertandingan ini juga menjadi momen penting bagi Silva yang berpeluang melewati catatan penampilan mantan penyerang sayap Nani untuk menduduki peringkat keenam dalam daftar caps terbanyak sepanjang sejarah Timnas Portugal. "I wish him the best but not in two days, because I want to beat him," tambah Bernardo Silva.
Di sisi lain, Roberto Martinez membeberkan alasan mengapa dirinya sama sekali tidak menurunkan sang gelandang kreatif pada pertandingan fase grup sebelumnya melawan Kolombia.
"We couldn't risk Bernardo Silva against Colombia because he was carrying a yellow card, and another booking would have ruled him out of tomorrow's match," kata Roberto Martinez, pelatih kepala Portugal, dalam konferensi pers pada hari Rabu. Kini semua catatan kartu kuning dari babak penyisihan grup telah diputihkan untuk fase gugur, sehingga Silva menjadi opsi mewah bagi Martinez dari bangku cadangan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow