Ruben Amorim Tegaskan Punya Identitas Sendiri di AC Milan
Juru taktik AC Milan Ruben Amorim menanggapi pertanyaan mengenai peluang menerapkan gaya permainan seperti Como 1907 pada skuadnya.
Klub Como mencuri perhatian publik setelah menembus peringkat empat Serie A musim lalu sekaligus mengamankan tiket Liga Champions. Kejutan tim asuhan Cesc Fabregas berlanjut saat menumbangkan RB Leipzig 4-1 di kompetisi Eropa, seperti dilansir dari Bola.
Manajemen Rossoneri menunjuk Amorim untuk menggantikan Massimiliano Allegri pada musim panas 2026. Pencarian pelatih anyar tersebut sempat diarahkan pada sosok yang menyukai penguasaan bola dan taktik atraktif.
Menjelang laga tandang ke markas lawan, pelatih asal Portugal itu menghadiri sesi jumpa pers. Wartawan menanyakan kemungkinan Rossoneri tampil layaknya Como racikan Fabregas.
"Saya pikir kami adalah pelatih yang berbeda, dengan latar background berbeda dan bekerja untuk klub yang berbeda. Mister Cardinale tidak pernah mengatakan kepada saya bahwa Como adalah inspirasi. Jadi, Anda harus memberi tahu saya karena saya tidak mengetahuinya," kata Ruben Amorim.
Mantan pelatih Sporting CP itu menegaskan proses pembentukan identitas tim memerlukan fase yang bertahap. Ia menilai permainan timnya sudah memperlihatkan peningkatan progresif pada laga versus Torino serta laga uji coba kontra Manchester United.
"Saya punya cara bermain sendiri dan saya rasa itu membutuhkan waktu. Setiap pelatih membutuhkan waktu. Anda melihat saat melawan Torino dan dalam pertandingan persahabatan melawan United bahwa kami terus berkembang," ujar Ruben Amorim.
Ia pun memberikan jawaban lugas terkait desakan agar Milan meniru pendekatan taktik Como.
"Jika Anda ingin tim bermain seperti Como, Anda harus membeli pelatih Como untuk memainkan gaya yang sama," tutur Ruben Amorim.
"Saya benar-benar berbeda. Saya punya gaya bermain dan identitas sendiri. Melatih Milan sangat sulit. Melatih Como dan melakukan apa yang mereka lakukan di Liga Champions juga sangat sulit, dan mereka melakukannya dengan sangat baik," ucap Ruben Amorim.
Ia memilih tidak membandingkan AC Milan dengan klub mana pun. Fokus utamanya adalah merancang skema yang paling efektif agar Rossoneri dapat mengamankan poin penuh di setiap laga.
"Saya tidak fokus pada bagaimana Como bermain. Saya fokus pada bagaimana Milan harus bermain untuk memenangkan pertandingan," kata Ruben Amorim.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow