Rumania Usir Konsul Rusia Pascainsiden Pesawat Tanpa Awak di Galati
Pemerintah Rumania memutuskan untuk mengusir Konsul Rusia di kota Constanta menyusul insiden jatuhnya sebuah pesawat tanpa awak milik Rusia di kawasan pemukiman warga kota Galati pada Jumat, 29 Mei 2026.
Langkah diplomatik tegas ini diambil setelah Presiden Rumania Nicusor Dan menggelar rapat darurat dengan badan pertahanan tertinggi negara anggota NATO tersebut di Bucharest. Selain melakukan pengusiran, otoritas setempat juga resmi menutup kantor konsulat Rusia yang berada di kota pelabuhan Laut Hitam tersebut.
Insiden jatuhnya pesawat tanpa awak di Galati, wilayah dekat perbatasan Ukraina dan Moldova, dipastikan menjadi peristiwa terburuk yang melanda wilayah nasional Rumania sejak awal invasi penuh Rusia ke Ukraina. Peristiwa ini memicu kebakaran di atap gedung apartemen serta menyebabkan dua warga sipil terluka.
Dalam konferensi pers pada Jumat, Jenderal Gheorghe Maxim selaku komandan pengganti staf gabungan angkatan bersenjata Rumania menegaskan status keamanan wilayahnya.
"an attack from Russia against Romania," kata Jenderal Gheorghe Maxim, komandan pengganti staf gabungan angkatan bersenjata Rumania.
Ia menambahkan bahwa masyarakat harus tetap waspada terhadap situasi geopolitik di kawasan sekitar perbatasan.
"Romanians should understand that Russia is a threat to the security of the countries in the area." ujar Jenderal Gheorghe Maxim, komandan pengganti staf gabungan angkatan bersenjata Rumania.
Respons keras juga langsung disampaikan oleh Presiden Nicusor Dan melalui pernyataan resmi di akun media sosialnya yang menargetkan pertanggungjawaban langsung dari pihak Rusia.
"We will have proportional measures in relation to the Russian Federation. ... There is no ambiguity about the author and the cause of this assault," tulis Nicusor Dan, Presiden Rumania.
Ia juga menyampaikan keprihatinan mendalam bagi para korban dan penghuni apartemen yang terdampak langsung oleh ledakan tersebut.
"who experienced terrible moments in their own homes." kata Nicusor Dan, Presiden Rumania.
Krisis keamanan di wilayah timur NATO ini turut memicu reaksi keras dari para petinggi aliansi trans-atlantik dan Uni Eropa yang memberikan dukungan penuh kepada Rumania.
"affirmed that NATO stands ready to defend every inch of Allied territory. We will continue to enhance our readiness to deter and defend against any threat, including from drones." kata Mark Rutte, Sekretaris Jenderal NATO.
Dukungan senada mengenai pelanggaran batas wilayah ini juga ditegaskan oleh pimpinan komisi tertinggi Uni Eropa.
"has crossed yet another line." kata Ursula von der Leyen, Presiden Komisi Eropa.
Ia menilai jatuhnya pesawat tanpa awak di wilayah padat penduduk merupakan eskalasi serius yang terjadi di dalam teritorial resmi Uni Eropa.
"A Russian drone incursion struck a densely populated area in Romania, injuring civilians," tulis Ursula von der Leyen, Presiden Komisi Eropa.
Ia menegaskan posisi geopolitik wilayah terdampak yang berada di bawah perlindungan hukum internasional.
"On EU territory." kata Ursula von der Leyen, Presiden Komisi Eropa.
Menteri Luar Negeri Estonia Margus Tsahkna mengaitkan peningkatan insiden udara berbahaya ini dengan dinamika internal kepemimpinan Rusia di medan perang.
" Putin's increasing nervousness, driven by military setbacks." kata Margus Tsahkna, Menteri Luar Negeri Estonia.
Kementerian Pertahanan Rumania melaporkan bahwa jet tempur F-16 sempat diterjunkan saat radar mendeteksi pergerakan objek tersebut, namun militer menahan diri untuk tidak menembak jatuh pesawat tanpa awak itu di atas area pemukiman demi menghindari risiko jatuhnya korban yang lebih besar.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow