Rupiah Melemah ke Rp17.880 Tekan Pergerakan IHSG di Bursa Efek
Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat menjadi pemicu utama yang menekan Indeks Harga Saham Gabungan hingga ditutup menyusut 0,05 persen di Jakarta pada Jumat (29/5/2026).
Berdasarkan data Bloomberg, mata uang rupiah sempat merosot hingga menyentuh level Rp17.910 per dolar Amerika Serikat. Meskipun demikian, posisi rupiah berhasil bertahan di level Rp17.880,5 pada akhir sesi perdagangan hari ini.
Kondisi di pasar valuta asing regional menunjukkan pergerakan yang bervariasi terhadap dolar Amerika Serikat. Won Korea Selatan terpantau melemah sebesar 1,02 persen, sementara yuan China menguat 0,12 persen, baht Thailand naik 0,29 persen, dan ringgit Malaysia terangkat 0,35 persen.
Selain faktor nilai tukar, situasi di pasar modal domestik juga dipengaruhi oleh penataan ulang portofolio investor. Tekanan tambahan bagi Indeks Harga Saham Gabungan datang dari aksi jual pada saham-saham yang dikeluarkan dari indeks MSCI.
Walaupun dilanda aksi lepas saham, penurunan harga pada komoditas ekuitas tersebut dilaporkan tidak sedalam yang dikhawatirkan semula. Sejumlah saham, termasuk aset-aset milik pengusaha Prajogo Pangestu, justru terpantau bergerak melesat naik.
"Hal ini diduga karena sebelumnya rebalancing indeks MSCI ini sudah diantisipasi oleh investor," jelas analis Phintraco Sekuritas dalam catatan yang disampaikan Jumat sore.
Data transaksi Bursa Efek Indonesia mencatat volume perdagangan saham menembus angka 47,2 miliar lembar. Adapun total nilai transaksi secara keseluruhan mencapai Rp50,15 triliun pada hari terakhir perdagangan bulan ini.
Performa bursa saham di kawasan emerging market Asia bergerak secara variatif pada penutupan pekan. Indeks KOSPI Korea Selatan memimpin penguatan sebesar 3,55 persen, disusul TWSE Taiwan yang naik 2,51 persen, dan Hang Seng Hong Kong yang menguat 0,70 persen.
Sebaliknya, beberapa indeks acuan di Asia justru berakhir di zona merah. Indeks PCOMP Filipina tercatat turun 1,56 persen, NIFTY India melemah 1,48 persen, dan FBMKLCI Malaysia menyusut tipis sebesar 0,11 persen.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow