Rupiah Menguat ke Rp17.935 per Dolar AS pada Perdagangan 12 Juni 2026
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan Jumat, 12 Juni 2026. Berdasarkan data dari Doo Financial Futures, mata uang garuda menguat sebesar 0,29 persen ke level Rp17.935 per dolar AS pagi ini.
Penguatan ini menempatkan posisi rupiah di zona hijau bersama mayoritas mata uang di kawasan Asia lainnya. Para pelaku pasar memantau pergerakan ini sebagai respons terhadap dinamika ekonomi global terupdate.
Analis pasar keuangan memperkirakan bahwa pergerakan nilai tukar rupiah sepanjang hari perdagangan ini akan bergerak dinamis. Mata uang lokal diproyeksikan berada pada rentang Rp17.900 hingga Rp18.000 per dolar AS.
Kondisi Mata Uang Kawasan Asia
Pergerakan mata uang di Asia terhadap dolar AS terpantau bervariasi pada hari yang sama. Beberapa mata uang berhasil membukukan penguatan yang cukup signifikan, sementara sebagian lainnya justru mengalami pelemahan.
Daftar Mata Uang Asia yang Menguat
Won Korea Selatan memimpin penguatan di kawasan Asia dengan kenaikan sebesar 0,73 persen. Di posisi berikutnya, peso Filipina turut menguat sebesar 0,41 persen terhadap mata uang Negeri Paman Sam tersebut.
Selain itu, beberapa mata uang utama Asia lainnya yang berada di zona hijau meliputi:
- Ringgit Malaysia menguat sebesar 0,18 persen
- Yuan China menguat sebesar 0,14 persen
- Dolar Hong Kong menguat tipis sebesar 0,01 persen
Daftar Mata Uang Asia yang Melemah
Di sisi lain, tidak semua mata uang kawasan mampu memanfaatkan momentum untuk menguat. Rupee India mencatatkan pelemahan paling dalam di Asia pada perdagangan hari ini dengan depresiasi sebesar 0,51 persen.
Beberapa mata uang lain yang turut tergelincir ke zona merah di antaranya adalah:
- Yen Jepang melemah sebesar 0,20 persen
- Dolar Taiwan melemah sebesar 0,15 persen
- Baht Thailand melemah sebesar 0,08 persen
- Dolar Singapura melemah sebesar 0,05 persen
Perbandingan Pergerakan Mata Uang
Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai performa mata uang di kawasan Asia Pasifik, berikut adalah data lengkap pergerakan nilai tukar terhadap dolar AS pada perdagangan Jumat, 12 Juni 2026.
| Nama Mata Uang | Perubahan Nilai (%) | Status Perdagangan |
|---|---|---|
| Won Korea Selatan | +0,73% | Menguat |
| Peso Filipina | +0,41% | Menguat |
| Rupiah Indonesia | +0,29% | Menguat |
| Ringgit Malaysia | +0,18% | Menguat |
| Yuan China | +0,14% | Menguat |
| Dolar Hong Kong | +0,01% | Menguat |
| Dolar Singapura | -0,05% | Melemah |
| Baht Thailand | -0,08% | Melemah |
| Dolar Taiwan | -0,15% | Melemah |
| Yen Jepang | -0,20% | Melemah |
| Rupee India | -0,51% | Melemah |
Nilai tukar mata uang dapat berfluktuasi secara dinamis dalam waktu singkat tergantung pada kondisi pasar global dan domestik. Pantau informasi harga resmi secara berkala sebelum melakukan transaksi valas.
Pelaku pasar domestik terus mencermati pergerakan nilai tukar ini seiring dengan fluktuasi yang terjadi di pasar spot internasional sepanjang hari perdagangan. Kebijakan moneter dari Bank Indonesia juga menjadi salah satu faktor yang tetap diantisipasi oleh para investor dalam mengawal stabilitas mata uang nasional.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow