Sarah Azhari Kembali Tinggal di Indonesia Setelah 16 Tahun di Amerika

Smallest Font
Largest Font

Aktris Sarah Azhari memutuskan untuk kembali dan merencanakan menetap dalam waktu lama di Indonesia setelah sekitar 16 tahun bermukim di Amerika Serikat. Keputusan ini diambil karena putra tunggalnya, Albany Ray Carrascalao, telah menyelesaikan pendidikan kuliahnya dan beranjak dewasa.

Kepulangan Sarah ke Tanah Air difokuskan untuk mengurus properti miliknya, termasuk merenovasi rumah, serta menemui manajernya untuk membahas agenda pekerjaan di industri hiburan.

Selama tinggal di Negeri Paman Sam, perempuan kelahiran Jakarta ini mengaku hanya menyewa tempat tinggal karena keberadaannya sejak awal bersifat sementara.

"Memang saya kan di sana cuma buat temporary (sementara), jadi nyewa di sana," kata Sarah Azhari.

Urusan kepulangannya kini terasa lebih mudah lantaran sang anak dinilai sudah mandiri dan mampu menjaga dirinya sendiri.

"Jadi kemungkinan aku akan berada di Indonesia dalam waktu yang lama," ucap wanita berusia 49 tahun itu.

Putranya tidak ikut dalam perjalanan kali ini, namun direncanakan bakal menyusul ke Indonesia pada akhir tahun.

"Anak saya sudah besar, sudah lulus kuliah. Jadi nggak perlu dijaga lagi, udah bisa jaga diri sendiri. Sekarang anytime saya mau balik ke sini ya bisa," jelasnya.

Sarah menegaskan bahwa keputusannya kembali ke Jakarta bukan karena sedang menghadapi persoalan di Amerika Serikat, melainkan karena keterikatan dengan tanah kelahirannya.

"Ya ini negara saya kan. Jadi mau nggak mau ya pasti akan balik lagi ke sini. Indonesia tetap rumah saya," ungkap Sarah.

Mengenai peluang kembali berakting, adik dari Ayu Azhari ini belum bisa memastikan proyek sinetron atau film yang akan diambil, meski dirinya telah berdiskusi dengan pihak manajemen.

"Alhamdulillah (kerjaan) masih ada aja. Udah ketemu manajer saya, set up untuk job. Kalau (kembali) akting belum tahu, doain aja. Kadang-kadang sih kangen (syuting)," ujar Sarah Azhari.

Untuk menjaga kebugaran tubuh di usianya yang menginjak kepala lima, ia menerapkan gaya hidup sederhana tanpa menjalani diet ketat maupun keanggotaan gim mahal.

"Saya hanya rutin olahraga," kata Sarah Azhari.

Aktivitas olahraganya berfokus pada gerak tubuh yang bisa dilakukan secara mandiri kapan saja.

"Olahraga sederhana saja, bisa dilakukan kapanpun dan nggak perlu mahal," ucap adik Ayu Azhari tersebut.

Olahraga harian yang dijalankannya meliputi latihan beban ringan dan berjalan kaki di pagi hari.

"Aku biasa workout, karena nggak bisa olahraga berat, sama jalan cepat minimal 3 kilometer di pagi hari," kata Sarah Azhari yang tidak menjalani diet dan tetap doyan makan.

Selain aktif bergerak, ia juga mengimbanginya dengan menjaga pola konsumsi harian demi kesehatan.

"Olahraga penting supaya badan tetap sehat, sambil makanan sayuran dan buah-buahan," ujar Sarah Azhari.

Terkait kedatangannya di Indonesia, Sarah menyebutkan bahwa dirinya baru tiba beberapa hari sebelum menemui media di kawasan Jakarta Pusat.

"Baru aja sampai, baru aja sampai, baru beberapa hari yang lalu. Baru tiga hari yang lalu," kata Sarah Azhari.

Ia menuturkan kerinduannya terhadap Indonesia selalu menjadi faktor utama yang menariknya untuk pulang.

"Karena saya orang Indonesia, mau nggak mau pasti akan kembali ke sini dan pasti akan kangen selalu sama Indonesia. Karena saya orang Indonesia kan. Jadi... here I am," ujarnya.

Sarah membeberkan rencana tinggalnya di Tanah Air yang diproyeksikan akan berlangsung dalam durasi panjang.

"Insya Allah cukup lama," tutur Sarah.

Mengenai kerinduan tampil di depan kamera, ia mengaku perasaan itu terkadang muncul bergantung pada situasi dan tawaran yang ada.

"Kadang, kadang kangen sih. Tergantung, tergantung... Tergantung," ucap Sarah saat ditanya soal kerinduannya kembali berakting di depan kamera.

Sebelum memutuskan pulang, Sarah sempat menghentikan sementara aktivitas musik mandiri yang biasa ia jalankan di Amerika Serikat akibat berpindah kota.

"Ada dong, kan saya sendiri yang bikin ada nyanyi gitu. Terus tapi untuk sementar... eee karena kemarin pindah, pindah kota, jadi stop dulu sebentar terus saya pindah lagi ke sini, ke Indonesia," ungkapnya.

Mengenai kepastian proyek akting baru, Sarah memilih untuk memantau situasi terlebih dahulu sembari menanti kedatangan anaknya.

"Belum tahu, belum tahu. Kita lihat nanti gimana gitu. Karena anak saya kan juga mau balik. Mungkin akhir tahun ini, jadi saya duluan yang ke sini," kata Sarah.

Ia menegaskan kembali alasannya tidak membeli hunian permanen di Amerika Serikat karena selalu merencanakan masa depannya di Indonesia.

“Rencananya begitu (tinggal di Indonesia). Anak saya sudah besar, sudah lulus kuliah, nggak perlu dijaga lagi, sudah bisa jaga diri sendiri,” kata Sarah Azhari saat ditemui di bilangan Thamrin, Jakarta Pusat.

Masa tinggal selama 16 tahun di Amerika Serikat dinilainya sebagai fase sementara yang kini telah usai.

“Saya di AS 16 tahun,” ujar Sarah.

Ketiadaan kepemilikan properti di Amerika Serikat membuat kepindahannya kembali ke Jakarta berjalan tanpa hambatan administratif tempat tinggal.

“Hunian di sana nggak ada, saya di Amerika cuma temporary. Kapan saja saya balik ke Indonesia bisa karena saya di sana cuma buat sementara saja,” tuturnya.

Status kepemilikan rumah pribadi di Indonesia mempermudah proses kepulangannya untuk kembali beraktivitas di Tanah Air.

“Saya punya rumah di Indonesia, kalau di Amerika ada rumah tapi bukan punya saya,” kata Sarah.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed