Seskab Teddy Soroti Rekam Jejak Karier Diplomatik Dino Patti Djalal

Smallest Font
Largest Font

Kritik mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal mengenai intensitas perjalanan luar negeri Presiden Prabowo Subianto mendapat reaksi keras dari Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Penegasan mengenai masa jabatan Dino yang singkat tersebut disampaikan dalam sebuah tayangan video resmi di akun Sekretaris Kabinet.

Melalui respons terbuka tersebut, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyentil rekam jejak karier Dino Patti Djalal di birokrasi pemerintahan. Sentilan ini muncul saat ia memberikan klarifikasi atas tuduhan Dino mengenai efisiensi anggaran serta jumlah rombongan kepresidenan.

"Terima kasih atas masukan dari Pak Dino Patti Djalal, saya pikir (beliau) diplomat hebat, pernah jadi Wamenlu walau hanya diberi kesempatan sekitar 3 bulan," ujar Teddy, Sekretaris Kabinet.

Dino Patti Djalal sendiri memiliki latar belakang diplomasi yang kuat sejak kecil sebagai putra dari diplomat senior Hasjim Djalal. Tokoh hukum laut internasional tersebut merupakan sosok di balik lahirnya United Nations Convention on the Law of the Sea atau UNCLOS pada 10 Desember 1982.

Pendidikan tinggi Dino sepenuhnya dihabiskan di luar negeri, mulai dari gelar Sarjana Ilmu Politik di Carleton University Kanada, Magister di Simon Fraser University Kanada, hingga gelar PhD bidang Hubungan Internasional di London School of Economics and Political Science, Inggris.

Karier Dino di Departemen Luar Negeri dimulai pada tahun 1987 saat berusia 21 tahun dengan penugasan di London, Dili, dan Washington DC. Namanya dikenal luas pada tahun 1999 ketika menjadi juru bicara pemerintah Indonesia dalam referendum Timor Timur yang diorganisasi PBB.

Pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Dino diangkat menjadi Staf Khusus Presiden Bidang Internasional sebelum dilantik sebagai Duta Besar RI untuk Amerika Serikat pada tahun 2010. Ia kemudian dipercaya menjadi Wakil Menteri Luar Negeri pada Juni 2014 dan menyelesaikan jabatannya pada Oktober 2014 seiring pergantian rezim.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed