Sidang Cerai Audi Marissa dan Anthony Xie Tetapkan Jadwal Mediasi di Jakarta Selatan
Sidang perceraian Audi Marissa dan Anthony Xie kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ragunan, Kamis (10/9/2026), dengan agenda menentukan jadwal mediasi yang dijadwalkan pada 22 September 2026. Dalam proses perceraian tersebut, terungkap bahwa keduanya sudah melakukan mediasi sebelum gugatan cerai resmi diajukan, menurut kuasa hukum Anthony Xie, Rendi Rumapea. "Sudah, sudah. Artinya kan sebelum adanya gugatan cerai kan di antara mereka sebenarnya sudah ada mediasi ya, ada kesepakatan juga," ujar Rendi Rumapea di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (10/9/2026).
Rendi mengaku belum mengetahui secara pasti kapan mediasi awal tersebut dilakukan karena pihaknya baru terlibat pada tahap akhir sebelum gugatan cerai diajukan.
"Eh untuk dari tahun 2025 mungkin karena kami juga masuk di terakhir-terakhir mau gugatan, jadi ya enggak sampai tahu 2025 kami ikuti," tambahnya. Kuasa hukum tersebut tidak mengungkapkan pokok perkara perceraian, namun menegaskan bahwa kedua pihak sepakat mengakhiri rumah tangga secara baik-baik.
Rendi membenarkan bahwa hak asuh anak berada di tangan Anthony Xie, yang sempat menimbulkan perdebatan di media sosial dan hujatan terhadap Audi Marissa terkait keputusan tersebut. "Atas kesepakatan mereka, mau terlepas dari apa pun ya, pada intinya dengan masing-masing alasan mereka sampai akhirnya ya di tergugat atau di Anthony sendiri hak asuhnya, seperti itu," jelasnya.
"Mau siapa yang benar, mau siapa yang salah terlepas dari situ, mereka sudah sepakat bahwa hak asuh ada di ayahnya," sambung Rendi. Meski hak asuh dipegang oleh Anthony, Audi tetap mendapatkan akses untuk bertemu dan memberikan kasih sayang kepada anak tanpa batasan waktu. Selain itu, terdapat kesepakatan mengenai aset yang dimiliki oleh keduanya, yang menurut Rendi akan dihibahkan kepada anak mereka.
"Sepengetahuan kami semua aset dihibahkan ke anak," ujar Rendi.
Ia menambahkan bahwa aset tersebut merupakan milik yang dihasilkan selama pernikahan, namun belum menjelaskan secara rinci jenis aset atau mekanisme pengalihannya. "Mau aset seperti apa pun kami tidak bisa sampaikan di sini, tapi pada intinya aset yang dimiliki mereka yang dihasilkan, semua diberikan ke anak," pungkas Rendi. Informasi ini dilansir dari Detik Hot.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow