Luciano Spalletti Kritik Penampilan Randal Kolo Muani Usai Juve Menang

Smallest Font
Largest Font

Pelatih Juventus Luciano Spalletti mengevaluasi performa tim dan melontarkan kritik kepada penyerang Randal Kolo Muani setelah laga pembuka musim melawan Frosinone pada Minggu, 23 Agustus 2026. Laga tersebut diwarnai kegagalan Kolo Muani memanfaatkan peluang emas di depan gawang lawan.

Meskipun Juve berhasil mengamankan kemenangan, Spalletti menilai lini depan timnya membuang terlalu banyak peluang. Ia menekankan bahwa timnya tampil cukup dominan namun kurang tajam dalam penyelesaian akhir hingga berisiko kehilangan poin di menit-menit akhir pertandingan.

Spalletti menegaskan bahwa performa tim di lapangan menunjukkan identitas yang jelas, tetapi ketajaman para pemain depan masih menjadi kendala utama yang perlu segera dibenahi.

"Pasukan telah menunjukkan sebuah identitas, tetapi di beberapa momen kami sedikit lengah dan kurang memiliki determinasi itu," kata Spalletti kepada DAZN.

Spalletti menjelaskan bahwa situasi seperti ini wajar terjadi pada awal musim kompetisi, sehingga tim pelatih akan fokus bekerja keras untuk memperbaikinya.

"Hal itu bisa terjadi, terutama di awal musim, dan kita akan melihat bagaimana mengerjakannya," ujar Spalletti.

Kritik tajam kemudian diarahkan langsung kepada striker asal Prancis, Randal Kolo Muani, yang dinilai perlu membuktikan kualitasnya secara konsisten di atas lapangan.

"Kami telah mendatangkannya, kami memanjakannya dan kami tahu apa nilainya, tetapi dia harus menyadari bahwa dia sudah dua tahun tidak bermain dan pasti ada alasannya," kata Spalletti.

Spalletti menambahkan bahwa seorang pemain sering kali merasa sudah berada di level tertinggi, padahal ada kemampuan yang tertinggal dan harus dikejar kembali.

"Kadang-kadang seseorang percaya berada di tingkat yang luar biasa dan ternyata ada sesuatu yang ditinggalkan dan harus diambil kembali. Kolo tahu cara memegang bola, bergerak mencari ruang, dia kuat secara fisik, tetapi ini adalah pertandingan di mana Anda perlu membawa pulang gol," ujar Spalletti.

Mengenai skema penyerangan, Spalletti mengisyaratkan keterbukaan terhadap opsi striker baru dengan tipikal permainan yang berbeda untuk melengkapi lini serang timnya.

Ia juga menyoroti performa Frosinone yang tampil berani dan memberikan perlawanan sengit hingga akhir laga.

"Frosinone adalah tim yang kuat dan memiliki pelatih kuat yang memberi mereka keyakinan untuk bisa bermain menantang siapa saja," kata Spalletti.

Spalletti menilai timnya seharusnya bisa mengunci kemenangan lebih awal ketimbang bertahan menahan gempuran lawan.

"Lebih mudah untuk mencetak gol dan menutup laga daripada mengelolanya karena mereka akan terus menekan Anda. Itu tergantung apakah Anda ingin menjadi bebas atau selalu menjadi tahanan: kami di beberapa momen justru ingin menjadi tahanan bahkan ketika kami sedang bebas," ujar Spalletti.

Selain hasil pertandingan, kondisi penjaga gawang Vicario juga menjadi perhatian tim medis Juventus setelah sang pemain ditarik keluar lapangan.

"Vicario mengalami kram, dia merasakan kram yang kuat dan ada momen di mana dia takut tidak bisa bergerak, jadi kami lebih memilih untuk menggantinya," kata Spalletti.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed