San Antonio Spurs Tundukkan Oklahoma City Thunder untuk Melaju ke Final NBA
San Antonio Spurs sukses melaju ke Final NBA setelah menundukkan Oklahoma City Thunder dengan skor 111-103 pada pertandingan ketujuh Final Wilayah Barat yang berlangsung hari Sabtu malam.
Kemenangan di markas lawan tersebut mengantarkan San Antonio Spurs ke partai puncak untuk menantang New York Knicks, sekaligus membuka peluang meraih gelar juara NBA keenam mereka.
Victor Wembanyama tampil gemilang dengan membukukan 22 poin dan tujuh rebound untuk menyabet gelar MVP Final Wilayah Barat, di mana ia mencatatkan akurasi tembakan 7-dari-15 serta 3-dari-5 untuk tembakan tiga angka.
Julian Champagnie turut menyumbang 20 poin termasuk enam tembakan tiga angka, diikuti performa apik Stephon Castle dengan 16 poin, serta De'Aaron Fox yang mencetak 15 poin.
Di kubu Oklahoma City Thunder, Shai Gilgeous-Alexander memimpin perolehan angka terbanyak dalam pertandingan ini dengan mengemas 35 poin dan sembilan assist meski belum mampu menyelamatkan timnya dari kekalahan.
Kondisi cedera pemain pendukung seperti Ajay Mitchell dan Jalen Williams membuat Gilgeous-Alexander memikul beban berat menghadapi pertahanan kokoh Spurs yang dikomandoi oleh Wembanyama.
Pertandingan sempat berjalan ketat saat Thunder memperkecil ketertinggalan menjadi enam poin di kuarter keempat, namun aksi blok krusial Luke Kornet terhadap Isaiah Hartenstein mematahkan momentum kebangkitan tuan rumah.
Devin Vassell kemudian mengunci kemenangan San Antonio Spurs lewat sebuah aksi dunk di sisa waktu kurang dari satu menit menjelang laga usai.
Pencapaian Wembanyama di musim ketiganya ini sekaligus membuktikan prediksi para eksekutif liga sebelum draf NBA 2023 mengenai potensi besarnya di masa depan.
"A number of executives who are in the room tonight, who are waiting on those bouncing balls in the lottery, they tell me that they believe Wembanyama could be the best player in the NBA on both the offensive and defensive ends by his third season in the league," ujar Adrian Wojnarowski, jurnalis ESPN.
Melalui data dari Sports Reference, statistik Wembanyama dalam urusan melakukan blok telah melampaui rekor awal karier para legenda besar NBA terdahulu.
"He’s the third player to lead the NBA in blocks per game in three straight seasons, along with Dikembe Mutombo and Marcus Camby, but he’s the first to do so in his first three seasons in the league," kata Mike Lynch, direktur eksekutif data di Sports Reference.
Pihak Sports Reference juga menambahkan catatan historis mengenai potensi pencapaian luar biasa yang bisa diukir oleh sang pemain muda Prancis tersebut di babak final nanti.
"With one more blocks title, he’ll match Kareem Abdul-Jabbar, Mark Eaton and Camby for the most blocks titles since the stat has been officially tracked (1973-74)," tutur Mike Lynch, direktur eksekutif data di Sports Reference.
Meskipun performa produktivitas poinnya masih berada di bawah grafik awal karier LeBron James, Wembanyama tercatat memiliki efektivitas tembakan jarak jauh yang lebih unggul dibandingkan Stephen Curry pada periode tiga musim pertama.
"If he can lead the Spurs to the NBA Finals, he’d be the youngest player to lead his team in playoff scoring en route to an NBA Finals appearance since LeBron James, who was also 22 years old when he led the Cavaliers to the 2007 NBA Finals, where they lost to the Spurs," ucap Mike Lynch, direktur eksekutif data di Sports Reference.
Pertandingan perdana babak Final NBA antara San Antonio Spurs melawan New York Knicks dijadwalkan bakal bergulir pada hari Rabu di San Antonio.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow