Ratusan Talenta Muda Daerah Bersiap Tampil Bersama GBN 2026 di Istana
Ratusan talenta muda pilihan dari berbagai provinsi di Indonesia yang tergabung dalam Paduan Suara dan Orkestra Gita Bahana Nusantara (GBN) 2026 siap memberikan penampilan terbaik pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara, 17 Agustus 2026.
Tim pertunjukan nasional ini melibatkan sebanyak 120 anggota paduan suara dan 63 musisi orkestra hasil audisi ketat di tingkat daerah. Sebelum tampil di panggung utama kenegaraan, para peserta menjalani karantina dan latihan intensif sejak awal Agustus 2026 di Pulau Jawa.
Rangkaian penampilan GBN 2026 diawali dengan Konser Kemerdekaan di Lapangan Panahan Kompleks Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor. Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan bahwa gelaran tersebut menjadi ajang persiapan penting sebelum tampil di hadapan Presiden.
Sejumlah perwakilan daerah berhasil menduduki posisi strategis dalam tim musik nasional ini. Gilang Larrivo Prayoga, mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta asal Kota Batu, terpilih sebagai pemimpin deretan pemain cello.
"Saya sangat bersyukur bisa terpilih. Setidaknya saya bisa membanggakan Kota Batu," ujar Gilang Larrivo Prayoga, mahasiswa ISI Yogyakarta.
Pemuda yang akrab disapa Ivo tersebut berharap keterlibatannya di panggung musik berskala nasional dapat memberikan dorongan positif bagi para pemuda di daerah asalnya.
"Harapan saya semoga bisa menjadi motivasi bagi generasi muda Kota Batu untuk terus mengembangkan kemampuan dan berani membawa nama daerah ke panggung yang lebih luas," tutur Gilang Larrivo Prayoga.
Selain sektor orkestra, anggota paduan suara juga menjalani penggemblengan ketat selama masa karantina. Rullyn Renanda Warami, peserta paduan suara posisi suara sopran asal Kabupaten Biak Numfor, Papua, membagikan pengalamannya selama mengikuti pemusatan latihan.
"Tantangannya kita harus bangun pagi jam 4 untuk latihan fisik bersama teman-teman. Setelah itu lanjut latihan vokal. Kadang ada lagu-lagu baru yang diterbitkan panitia dan kita harus menghafalnya dalam waktu singkat," kata Rullyn Renanda Warami, anggota paduan suara GBN 2026 asal Papua.
Rullyn, yang menyaring kemampuan vokalnya lewat Pesta Paduan Suara Gereja (Pesparawi), berhasil lolos seleksi dari total 37 peserta di provinsi Papua. Keikutsertaannya dalam panggung nasional ini memiliki makna mendalam bagi keluarganya.
"Ini suatu kebanggaan tersendiri bagi saya. Awalnya ini adalah harapan dari orang tua, kakak-kakak, dan saudara-saudara saya yang mungkin belum tersampaikan. Lewat saya sebagai peserta Gita Bahana Nusantara, saya syukur bisa mewujudkan mimpi mereka," ungkap Rullyn Renanda Warami.
Dari Provinsi Sulawesi Utara, lima utusan daerah dipastikan lolos seleksi tim juri pusat di Manado. Mereka adalah Excelsis Deo Lukow (tenor) asal Kakas yang juga berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Minahasa Selatan, Christo Widjajanto (bass), Dhea Aesthetica Christina Daud (sopran), Angelina Syalomita Tuwo (violin), serta Imanuel Riedel Lengkong (tenor).
Sementara itu, Jawa Timur mengutus Mahayogi Satrio Panatas asal Kota Madiun untuk mengisi posisi saxophone alto dalam jajaran orkestra. Musisi muda yang menekuni saxophone sejak jenjang SMP tersebut menceritakan awal mula ketertarikannya pada dunia musik.
“Awalnya dari ekskul musik di SD. Waktu itu belajar keyboard dan pernah dipercaya mengiringi upacara. Setelah itu saat SMP mulai tertarik dengan saxophone,” ujar ibunda Mahayogi Satrio Panatas.
Para anggota GBN 2026 dijadwalkan mengisi pertunjukan utama Aubade HUT ke-81 RI di Istana Negara pada 17 Agustus 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow