Rencana Tarif Impor AS Ancam Pabrikan Otomotif Jepang di Kanada

Smallest Font
Largest Font

Rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menetapkan tarif impor mobil sebesar 50 persen dari Kanada mengancam keberlangsungan industri otomotif, khususnya pabrikan asal Jepang seperti Honda dan Toyota.

Kebijakan tarif tinggi ini diusulkan mulai berlaku pada 1 Januari 2026. Menurut data yang dilansir dari Detik Oto, Toyota dan Honda menyumbang lebih dari 75 persen dari total produksi mobil di Kanada.

Para analis menilai kebijakan tersebut berpotensi memaksa kedua produsen otomotif itu menutup sejumlah lini produksi perakitan di Kanada. Kondisi ini diprediksi memperberat tekanan manufaktur Jepang yang sedang menghadapi persaingan ketat kendaraan listrik asal China di pasar internasional.

Saat ini Amerika Serikat menjadi pasar terbesar bagi Honda dan Toyota, sekaligus menjadi wilayah yang memblokir masuknya produsen otomotif China. Analis Barclays mencatat bahwa mobil buatan Kanada menyumbang hampir seperempat dari total penjualan Honda di Amerika Serikat serta 17 persen dari penjualan Toyota pada tahun lalu.

Angka penyerapan tersebut merupakan yang tertinggi di antara produsen mobil besar lainnya. Hal ini membuat Honda dan Toyota menghadapi dampak potensial terberat dari rencana kenaikan tarif yang naik dua kali lipat dari posisi saat ini sebesar 25 persen.

Analis otomotif di Pelham Smithers Associates, Julie Boote, memberikan pandangannya mengenai dampak kebijakan pembatasan ekonomi tersebut terhadap industri manufaktur kawasan.

"Jika Anda benar-benar ingin menghancurkan industri otomotif Kanada, hal itu bisa dilakukan dengan tarif-tarif ini," ujar Julie Boote, analis otomotif di Pelham Smithers Associates.

Ia menambahkan bahwa ancaman terhadap kapasitas produksi diperkirakan akan langsung berdampak pada operasional pabrik perakitan dalam negeri.

"Kedua perusahaan kemungkinan besar harus menutup sebagian lini perakitan mereka di Kanada," tambah Julie Boote.

Pihak Toyota maupun Honda hingga saat ini menolak memberikan komentar resmi terkait proyeksi analisis dampak tarif tersebut.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed