Arkeolog Ungkap Teknik Beton Bangsa Romawi Kuno di Pompeii

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Penggalian di situs kuno Pompeii kembali mengungkap fakta baru mengenai peradaban Romawi Kuno. Tim arkeolog menemukan rahasia ketahanan bangunan masa lalu melalui penggunaan material kapur tohor, seperti dilansir dari Detikcom. Kota Pompeii yang berjarak sekitar 40 kilometer dari Napoli hancur akibat letusan Gunung Vesuvius pada 79 Masehi.

Sapuan abu vulkanik, batu apung, dan gas beracun mengubur seluruh kota beserta para penduduknya dalam waktu singkat. Bencana tersebut melestarikan kondisi material dan struktur bangunan persis saat peristiwa terjadi. Kondisi ini memberikan gambaran asli proses konstruksi tanpa perubahan akibat pelapukan atau perbaikan selama berabad-abad.

Pencampuran kapur tohor atau kalsium oksida bersama air, batu apung, dan abu vulkanik memicu reaksi kimia yang menghasilkan panas secara alami. Proses pencampuran ini efektif membantu permukaan struktur beton mengeras lebih cepat dan berdaya tahan tinggi.

Inovasi material tersebut menjadi kunci utama bangsa Romawi dalam memancangkan struktur megah seperti Colosseum, Pantheon, hingga kompleks pemandian umum. Penelitian mengonfirmasi bahwa daya tahan konstruksi kuno tersebut melampaui standar beton modern.

Kemampuan Memperbaiki Retakan Mandiri

Sisa-sisa kapur berwarna putih yang tersimpan di dalam struktur beton membentuk klasta kapur. Ketika terjadi celah pada dinding, klasta kapur ini akan larut dan mengkristal kembali untuk menutupi retakan secara kimiawi.

Situs warisan budaya UNESCO ini memperlihatkan sisa-sisa pemukiman yang berdampingan dengan toko roti dan area kerja budak. Penggalian juga menampilkan deretan bangunan publik seperti amfiteater, kuil, basilika, pasar, serta gedung pemerintahan Forum Pompeii.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed