Thailand Lolos ke Final Srikandi Merdeka Cup Usai Libas Malaysia

Smallest Font
Largest Font

Tim nasional putri Thailand berhasil mengamankan tiket ke babak final Srikandi Merdeka Cup setelah mengalahkan Malaysia dengan skor mencolok 5-1. Pertandingan semifinal tersebut berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, pada Jumat (21/8/2026) sore WIB, sebagaimana dilansir dari Bola.

Kemenangan Thailand dibuka oleh gol bunuh diri pemain Malaysia, Sofia Jeanne Lacasse, pada menit kesembilan akibat tekanan sengit sejak awal laga. Meski Malaysia sempat menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui gol Nina binti Hasmaji pada menit ke-41, Thailand kembali mendominasi penuh jalannya babak kedua.

Kapten Kawinthida Kikuntod mengembalikan keunggulan Thailand pada menit ke-51, disusul sepasang gol dari Kanokporn Wanthong pada menit ke-65 dan 75. Gol penutup kemenangan skuad Gajah Putih disumbangkan oleh Zuzana Kordem empat menit sebelum waktu normal berakhir.

Pelatih Thailand, Thidarat Wiwasukhu, mengakui performa anak asuhnya sempat menurun pada paruh pertama pertandingan sebelum akhirnya bangkit secara konsisten.

"Kami sempat kehilangan kendali pada babak pertama dan membiarkan Malaysia bangkit. Namun, saya bangga melihat cara tim merespons dan terus berjuang bermain sesuai taktik yang kami rencanakan. Kami menghormati setiap lawan," ujar Thidarat Wiwasukhu.

Menghadapi partai puncak yang dijadwalkan pada Minggu (23/8/2026) malam WIB, Thidarat menegaskan bahwa fokus utamanya adalah pembenahan internal tim tanpa meremehkan siapa pun calon lawan dari laga semifinal lainnya.

"Semua tim di sini kuat dan setiap pertandingan seperti tantangan yang membuat saya harus memastikan para pemain bisa tampil dengan percaya diri. Kami fokus mempersiapkan diri kami sendiri untuk menjalani pertandingan final," lanjut Thidarat Wiwasukhu.

Di pihak lain, pelatih Timnas Malaysia U-16, Fairuz Montana, memberikan apresiasi atas kegigihan para pemainnya yang terus berjuang keras kendati harus tampil dengan kekurangseimbangan jumlah pemain di lapangan.

"Pada pertandingan ini, kami bermain dengan 10 pemain. Namun, saya melihat pemain saya sudah berusaha keras untuk mendapatkan kemenangan," ujar Fairuz Montana.

Fairuz menyadari perbedaan kualitas tim yang dihadapi, tetapi ia optimistis daya juang anak asuhnya akan menjadi modal berharga untuk perkembangan tim di masa depan.

"Menurut saya ini belum rezeki anak-anak asuhan saya, tapi saya percaya jika mereka terus bersemangat seperti hari ini, akan lebih baik di kemudian hari," kata Fairuz Montana.

Ia menepis kekecewaan atas hasil laga tersebut dan bertekad untuk membangkitkan mentalitas bertanding timnya menjelang laga perebutan tempat ketiga.

"Kami juga bertemu dengan pasukan yang favorit. Saya berharap anak-anak saya tetap semangat dan sudah menjadi tugas saya untuk memotivasi mereka untuk terus melihat ke depan," lanjut Fairuz Montana.

Di babak final, Thailand akan berhadapan dengan pemenang dari laga semifinal antara Garuda Pertiwi melawan Yordania. Sementara itu, Malaysia dipastikan berlaga di babak perebutan tempat ketiga pada Minggu sore.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed