Timnas Basket Putra Indonesia Tiba di Nagoya untuk Asian Games 2026
Rombongan tim nasional basket putra Indonesia telah mendarat di Nagoya, Jepang, pada Selasa (8/9/2026) untuk berlaga pada ajang Asian Games 2026. Seperti dilansir dari Detik Sport, skuad asuhan Yudha Saputera dan kawan-kawan menjadi kelompok pertama dari kontingen Merah Putih yang bertolak lebih awal guna menghadapi laga perdana penyisihan grup pada Kamis (10/9/2026).
Keberangkatan yang dijadwalkan lebih cepat dibanding pembukaan resmi ajang tersebut pada 19 September dilakukan untuk memberikan waktu adaptasi. Pasukan Merah Putih terbang sejak Senin (7/9/2026) malam melalui rute penerbangan dari Surabaya dengan transit di Singapura sebelum menuju ke lokasi pertandingan.
Chief de Mission (CdM) Indonesia Todotua Pasaribu menyampaikan harapannya terhadap penampilan timnas basket yang melangkah ke putaran final usai memanfaatkan kuota slot terbuka.
"Harapannya, tim basket kita bisa menjadi endorsement yang positif. Jadi ketika pembukaan, kita yakin dan percaya tim basket kita sudah bisa memberikan yang terbaik, sehingga pada saat pembukaan Asian Games pun kita sudah punya kabar yang baik," kata CdM Indonesia Todotua Pasaribu.
Penampilan awal ini dinilai sebagai peluang penting yang mesti dimaksimalkan seluruh pemain dan staf pelatih.
"Ini rombongan yang pertama. Walaupun memang ini adalah slot yang bisa kita masuk, tapi dari CdM sendiri, kami, sudah sekitar dua atau tiga kali melihat tim ini. Kebetulan saya juga bagian dari keluarga besar Perbasi," tutur Todotua.
Setibanya di Jepang, para atlet langsung bertolak ke Athlete Village untuk menjalani pemulihan fisik dan penyesuaian lingkungan. Tim CdM juga sudah menempatkan petugas pendamping di lokasi tersebut.
"Persiapan di sana, mereka nanti akan masuk ke kompleks Athlete Village sebagai persiapan. Kami dari CdM juga akan memberikan dukungan dan backup. Pada saat mereka masuk, official team dari CdM juga sudah akan stand by," kata Todotua.
Pemberangkatan seluruh kontingen Indonesia yang mencakup 35 cabang olahraga bakal diatur bertahap dalam beberapa gelombang sesuai jadwal pertandingan masing-masing.
"Jadirata-rata kami berangkat H-2 atau H-3 sebelum pertandingan pertama dari setiap cabor itu rombongannya sudah masuk. Tapi kurang lebih paling maksimal empat sampai lima kloter," pungkas Todotua.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow