Timnas India Hadapi Jamaika di Turnamen Unity Cup 2026

Smallest Font
Largest Font

Pelatih kepala tim nasional India Khalid Jamil menginstruksikan para pemainnya untuk mengerahkan kemampuan terbaik menjelang laga pembuka turnamen Unity Cup 2026 melawan Jamaika di London pada Rabu.

Timnas India yang berada di peringkat 136 FIFA berstatus sebagai tim non-unggulan saat menghadapi Jamaika yang menduduki peringkat 71 dunia dalam turnamen yang diikuti empat negara tersebut.

Kondisi tim India saat ini kurang ideal setelah tujuh pemain dari klub Mohun Bagan Super Giant ditarik dari pemusatan latihan nasional sesaat sebelum keberangkatan ke Inggris.

Meskipun demikian, Khalid Jamil tetap optimistis dengan atmosfer pertandingan di Inggris yang dinilainya mampu meningkatkan kepercayaan diri para pemain.

"Good performances in England, with packed stadiums and a great atmosphere, can boost players’ confidence," kata Khalid Jamil kepada TOI.

Jamil menambahkan bahwa Inggris merupakan pusat sepak bola di mana semua orang berinvestasi dalam permainan tersebut, didukung oleh komunitas diaspora India yang besar.

"It’s a football hub and everyone is invested in the game. We have a strong Indian diaspora in England and the crowd will be there to support us. We are playing strong opponents too," tutur Khalid Jamil.

Ketiadaan para pemain dari klub Mohun Bagan ditegaskan oleh Jamil tidak akan memengaruhi fokus tim dalam mempersiapkan skuad yang tersedia.

"It doesn’t matter to us if we have Mohun Bagan players or not," ucap Khalid Jamil pada malam menjelang pertandingan.

Pelatih timnas India tersebut menegaskan bahwa situasi ini menjadi kesempatan berharga bagi para pemain yang ada untuk membuktikan kemampuan mereka.

"Whatever players are available, we will play with them. This is a good chance for the players to do well against much stronger opponents," ujar Khalid Jamil.

Akibat penarikan pemain tersebut, India awalnya tiba di London hanya dengan membawa 17 pemain sebelum akhirnya beberapa pemain tambahan menyusul bergabung.

Penyerang timnas India Edmund Lalrindika memandang turnamen ini sebagai pengalaman berharga untuk menguji kemampuan melawan tim dengan peringkat yang lebih tinggi.

"This is a very good exposure for us and a great experience," kata Edmund Lalrindika.

Lalrindika juga memastikan bahwa seluruh elemen tim akan berjuang maksimal demi meraih hasil yang positif dalam turnamen ini.

"It is an opportunity to test ourselves against higher-ranked teams. We will try our best to get positive results," tutur Edmund Lalrindika.

Di kubu lawan, Jamaika yang hampir lolos ke Piala Dunia FIFA 2026 sebelum kalah dari RD Kongo pada play-off Maret lalu, membawa kombinasi pemain muda berbakat.

"We have a lot of young, talented players to choose from, and we thought having a good mixture was the right thing to do this time," kata pelatih Jamaika Rudolph Speid.

Speid mengaku kesulitan menilai kekuatan timnas India saat ini karena kedua negara sudah sangat lama tidak bertanding di level tersebut.

"India are a difficult team to assess because we have not played them at this level for a very long time. We have watched some of their matches, but they are still somewhat unknown to us," ujar Rudolph Speid.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed