TNI dan Kementerian PU Kirim Bantuan Bencana Gempa NTT
Mabes TNI memobilisasi pesawat Hercules, kapal perang KRI, dan ratusan prajurit ke Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/8/2026), untuk mempercepat distribusi logistik dan evakuasi warga pascagempa bumi magnitudo 7,0. Langkah darurat ini diambil guna menjangkau kawasan terdampak bencana yang sempat terisolasi akibat kerusakan infrastruktur jalan dan akses transportasi udara maupun laut. Kapuspen TNI Mayjen TNI Muhammad Nas menjelaskan bahwa pengerahan alutsista dan armada laut dilakukan demi memastikan bantuan darurat tiba tepat waktu di lokasi bencana.
"TNI mengerahkan Hercules dan KRI untuk membantu penanganan bencana serta mendukung kebutuhan masyarakat terdampak," ujar Kapuspen TNI Mayjen TNI Muhammad Nas dalam keterangannya, Sabtu (15/8/2026).
Pengiriman bantuan darurat tersebut didukung oleh personel kewilayahan yang sudah diterjunkan langsung ke lapangan untuk menyisir korban yang membutuhkan pertolongan. "Personel TNI juga tetap disiagakan untuk memberikan bantuan lanjutan sesuai perkembangan kondisi di wilayah terdampak," tutur dia.
Guncangan utama berkekuatan M 7,0 sebelumnya mengguncang wilayah Mbay, Nagekeo, pada pukul 04.58 WIB, yang kemudian disusul gempa M 6,2 di Labuan Bajo pada pukul 05.13 WIB. Dampak guncangan juga memicu tanah longsor yang menutup total jalur darat Bajawa-Ende, sehingga menghentikan arus lalu lintas dan menahan antrean kendaraan di lokasi tersebut.
Untuk mengatasi kelumpuhan akses, Kementerian PU mulai mengerahkan alat berat guna membersihkan material longsoran dari badan jalan, sementara Menteri Perhubungan Dudy memantau langsung pemulihan sarana transportasi di Flores.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow