Tom Cleverley Puji Penampilan Empat Pemain Debutan Plymouth Argyle
Pelatih Plymouth Argyle, Tom Cleverley, memberikan apresiasi tinggi terhadap penampilan para pemain debutannya meski timnya menelan kekalahan 2-4 dari Coventry City pada laga putaran kedua Carabao Cup di Home Park, Selasa (25/8/2026).
Sorotan utama tertuju pada bek kanan berusia 17 tahun, Joe Mwaro, serta pemain pinjaman dari Tottenham Hotspur, Oliver Irow, yang langsung mencetak gol pada laga perdananya bersama klub.
Selain Mwaro dan Irow, penjaga gawang James Storer serta gelandang Tyreeq Bakinson juga melakoni penampilan perdana mereka musim ini di bawah arahan Cleverley.
Performa luar biasa ditunjukkan Mwaro yang bermain penuh selama 90 menit di hadapan 14.000 penonton, setelah dipromosikan langsung dari akademi klub.
Cleverley menilai ketenangan serta kesiapan fisik Mwaro sangat melampaui usianya saat berlaga melawan tim asal Premier League tersebut.
"Saya pikir dia luar biasa. Anda tidak akan pernah menyangka itu adalah laga debutnya. Betapa yakin dirinya terlihat, betapa siap secara fisik dirinya," kata pelatih Plymouth Argyle, Tom Cleverley.
Ia menekankan bahwa kepercayaan diri yang ditunjukkan oleh lini muda tim menjadi modal penting untuk menghadapi pertandingan selanjutnya di Liga Satu.
"Saya sangat senang dengan ketenangan dan kualitasnya saat menguasai bola juga. Saya pikir sebagai tim kami menunjukkan lebih banyak kepribadian saat menguasai bola, bergerak untuk satu sama lain sedikit lebih banyak," ujar pelatih Plymouth Argyle, Tom Cleverley.
Plymouth sempat tertinggal dua gol dalam lima menit pertama sebelum berjuang menyamakan kedudukan menjadi 2-2 lewat aksi Irow dan Xavier Amaechi.
Cleverley menyoroti karakter dan daya juang anak asuhnya yang mampu bangkit dari tekanan awal pertandingan yang sangat berat.
"Menghibur. BUKAN rencana kami untuk kebobolan dua gol dalam empat menit pertama, dan itu adalah sesuatu yang perlu kami benahi sebagai sebuah tim," ucap pelatih Plymouth Argyle, Tom Cleverley.
Ia menambahkan bahwa perbaikan sektor pertahanan akan menjadi fokus utama untuk membangun kesuksesan tim sepanjang musim ini.
"Kami menunjukkan soliditas dan ketahanan yang nyata di pra-musim ketika tim lawan berada di sekitar gawang kami, yang belum berhasil kami bawa ke dalam musim reguler," kata pelatih Plymouth Argyle, Tom Cleverley.
Evaluasi menyeluruh terus dilakukan agar kesalahan di lini belakang tidak berulang pada laga-laga berikutnya.
"Itu adalah sesuatu yang harus kami benahi musim lalu, dan kami akan melakukannya karena seperti yang selalu saya katakan, rekor pertahanan adalah landasan tempat Anda dapat membangun kesuksesan," ujar pelatih Plymouth Argyle, Tom Cleverley.
Meskipun menelan kekalahan, performa lini serang Plymouth memberikan kepuasan tersendiri bagi sang pelatih selama 85 menit sisa laga.
"Reaksi terhadap hal itu, dan kualitas yang kami tunjukkan untuk memastikan laga ini tetap kompetitif, kami memberikan perlawanan seimbang selama 85 menit berikutnya. Saya sangat bahagia dengan para pemain," ucap pelatih Plymouth Argyle, Tom Cleverley.
Oliver Irow yang baru bergabung dengan status pinjaman dari Tottenham Hotspur pada hari Senin langsung memberikan dampak instan melalui golnya di menit ke-21.
Pemain berusia 20 tahun tersebut dinilai memberikan dimensi permainan baru yang sangat dibutuhkan oleh Plymouth Argyle.
"Saya pikir dia sangat bagus dalam laga debutnya. Semua pemain debutan saya pikir sangat bagus - James di gawang, Joe Mwaro dan Tyreeq yang melakoni debut keduanya untuk klub sepak bola ini," kata pelatih Plymouth Argyle, Tom Cleverley.
Cleverley memuji kecepatan serta keberanian Irow dalam melakukan penetrasi langsung ke area pertahanan lawan.
"Oli memberi kami sesuatu yang berbeda. Dia memiliki kecepatan yang bagus, dia lugas, dia ingin melewati lawan dari dalam atau luar dari posisi tersebut dan saya sangat senang dengan penampilannya, seperti halnya banyak pemain lainnya," ujar pelatih Plymouth Argyle, Tom Cleverley.
Kedatangan para pemain baru kini memberi opsi taktik yang lebih melimpah bagi jajaran pelatih di lini depan.
"Menurut pendapat saya, dia membawakan sesuatu yang tidak kami miliki di dalam skuad dalam hal kelugasan dan kecepatan itu. Saya memiliki pilihan yang bagus sekarang," ucap pelatih Plymouth Argyle, Tom Cleverley.
Kedalaman skuad yang semakin membaik menjadi sinyal positif jelang laga lanjutan liga domestik menghadapi Bradford City.
"Ronan (Curtis) tidak dimainkan malam ini. Saya pikir Bim (Pepple) dan Evo (Will Evans) memberikan dampak yang sangat bagus, Caleb Watts starter pertama musim ini, Oli, Bradley (Ibrahim)," kata pelatih Plymouth Argyle, Tom Cleverley.
Persaingan sehat di dalam tim dinilai akan meningkatkan kualitas permainan Plymouth secara keseluruhan.
"Di area depan ini, dari yang tadinya sangat minim dan hanya empat pemain untuk empat posisi, sekarang menjadi enam atau tujuh pemain untuk empat posisi pada akhir pekan nanti (di kandang melawan Bradford City di League One pada hari Sabtu), dan itu adalah masalah yang menyenangkan untuk dimiliki," ujar pelatih Plymouth Argyle, Tom Cleverley.
Cleverley juga mengapresiasi mentalitas anak asuhnya yang bermain tanpa beban saat menguasai bola sepanjang laga.
"Kami bermain seperti tim yang tidak memiliki sedikit pun ketegangan di dalamnya, di mana saat melawan Stockport dan Wycombe saya merasa kami terlihat seperti memiliki sedikit ketegangan," ucap pelatih Plymouth Argyle, Tom Cleverley.
Sikap lepas dan percaya diri tersebut diharapkan dapat terus dipertahankan pada laga-laga mendatang.
"Jadi itulah mentalitas yang harus kami bawa ke depan untuk hari Sabtu, lepaskan rem tangan. Saya senang dengan banyak hal saat menguasai bola," kata pelatih Plymouth Argyle, Tom Cleverley.
Integrasi cepat Tyreeq Bakinson yang baru menjalani satu sesi latihan bersama tim juga mendapat pujian khusus.
"Tyreeq langsung masuk dan terlihat sangat meyakinkan, saya pikir penampilannya sangat bagus. Dia bakal menjadi perekrutan kunci bagi kami," ujar pelatih Plymouth Argyle, Tom Cleverley.
Pengalaman pribadi Cleverley saat masih menjadi pemain membuatnya memahami situasi para pemain yang langsung diterjunkan tanpa persiapan panjang.
"Saya pikir pengalaman saya melakukan hal itu sendiri, terkadang Anda tidak memiliki waktu untuk membangun rasa gugup atau berpikir 'Saya harus tampil mengesankan di laga debut saya'," ucap pelatih Plymouth Argyle, Tom Cleverley.
Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi Plymouth Argyle sebelum menjamu Bradford City dalam lanjutan League One di Stadion Home Park, Sabtu mendatang.
"Anda masuk, Anda dilemparkan ke situasi yang sulit dan para pemain tampil hebat malam ini. Kami sedikit kecewa karena kalah dalam pertandingan ini, tetapi ada banyak hal positif yang bisa diambil," kata pelatih Plymouth Argyle, Tom Cleverley.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow