Turis Kanada Galang Bantuan Internasional untuk Desa Adat Sade

Smallest Font
Largest Font

Seorang wisatawan asal Kanada, Eli, menggalang bantuan internasional untuk memulihkan Desa Adat Sade di Lombok Tengah yang hangus terbakar pada Sabtu (22/8). Aksi kepedulian tersebut dilakukan usai dirinya melihat langsung kehancuran kawasan cagar budaya tersebut pada Senin (24/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detik Travel.

Musibah kebakaran tersebut membumihanguskan 75 rumah adat serta 69 toko seni milik warga setempat. Selain permukiman dan tempat usaha, api merusak sejumlah fasilitas umum yang mencakup satu unit masjid, empat berugak sekenam, छह berugak sekepat, hingga satu bangunan lumbung alang-alang.

Wanita berumur 26 tahun itu mendatangi lokasi kejadian bersama rekannya, Ray, setelah mengetahui musibah tersebut melalui jejaring media sosial. Eli yang pernah berkunjung pada November tahun lalu merasa prihatin karena menyadari pengerjaan satu helai kain tenun khas Sasak oleh pengrajin lokal membutuhkan waktu hingga tiga bulan, sehingga peristiwa ini memukul perekonomian warga.

"Kami berada di sini hari ini karena sangat ingin membantu kota ini dan masyarakatnya. Kami mencintai Indonesia dan warga di sini sangat ramah. Saya berharap bisa memulai kampanye melalui GoFundMe atau platform serupa untuk mengumpulkan dana dan meningkatkan kesadaran publik," ujar Eli.

Selain menginisiasi penggalangan dana, Eli menyoroti struktur bangunan tradisional yang mendominasi kawasan tersebut sehingga memicu api merambat dengan sangat cepat.

"Saya ke sini melihat kondisi rumah-rumah adat yang terbakar. Saya sedih melihatnya," ujar Eli.

Eli mengusulkan agar proses rekonstruksi rumah adat yang ludes terbakar memanfaatkan teknologi material modern yang tahan api tanpa menghilangkan identitas serta nilai estetika arsitektur Sasak.

"Saya menilai struktur bangunan tradisional yang didominasi bahan alami membuat api menyebar sangat cepat," katanya.

Menurutnya, penerapan inovasi material baru sangat krusial untuk mencegah musibah serupa terulang kembali di masa depan sekaligus menjaga kelestarian kawasan cagar budaya Sade.

"Sebagai wisatawan, saya tidak ingin melihat kejadian seperti ini terulang kembali. Saya berharap masyarakat Lombok dan pihak-pihak terkait dapat menemukan cara membangun kembali tempat ini menggunakan bahan yang lebih aman dan tahan lama," pungkasnya.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed