Udinese Jamu Como pada Laga Pembuka Serie A 22 Agustus 2026
Udinese bersiap menjamu Como pada laga perdana Serie A musim 2026/2027 di Bluenergy Stadium, Udine, pada Sabtu (22/8/2026) malam WIB. Pertandingan ini menjadi ujian awal bagi kedua tim yang mengusung ambisi berbeda di kompetisi domestik maupun Eropa.
Pelatih Udinese, Kosta Runjaic, menegaskan komitmen timnya untuk tampil maksimal di hadapan para pendukung sendiri demi mengincar posisi zona Eropa. Musim lalu, Udinese finis di peringkat ke-10, sementara Como berhasil menembus posisi empat besar dan mengamankan tiket Liga Champions.
"Target harus selalu ambisius," kata Kosta Runjaic, Pelatih Udinese.
Runjaic menyadari tantangan berat yang dihadapi timnya meski Como merupakan salah satu lawan awal musim. Ia mengingatkan bahwa peningkatan performa membutuhkan proses berkesinambungan.
"Dalam sepak bola Anda harus selalu bermimpi dan tidak pernah merasa puas, terutama besok saat kami bermain di depan publik sendiri yang pantas melihat kami berusaha lolos ke kompetisi Eropa musim ini," ujar Kosta Runjaic, Pelatih Udinese.
Meski Udinese ditinggal beberapa pemain seperti Arthur Atta ke Fiorentina dan Thomas Kristensen ke Atalanta, Runjaic mengaku tetap puas dengan komposisi skuadnya saat ini.
"Tetapi kita harus berpikir dari pertandingan ke pertandingan dan seiring waktu kita akan melihat di mana posisi kita," kata Kosta Runjaic, Pelatih Udinese.
Runjaic menilai tim tamu memiliki persiapan solid di bawah arahan pelatih Cesc Fabregas. Como mempertahankan para pemain pilar serta mendatangkan sejumlah amunisi baru.
"Tentu saja saya ingin kami meningkatkan apa yang kami lakukan pada musim sebelumnya, meski untuk itu diperlukan waktu. Setiap langkah kecil ke depan akan dicapai dengan memberikan semua yang kami miliki," ujar Kosta Runjaic, Pelatih Udinese.
Ia juga menambahkan jaminan kerja keras skuadnya di lapangan demi meraih hasil positif pada pertandingan pembuka.
"Saya tidak bisa menjanjikan apa pun, kecuali bahwa kami akan bekerja keras hari demi hari dan tetap fokus. Hanya itu yang bisa saya garansi," kata Kosta Runjaic, Pelatih Udinese.
Pelatih Udinese tersebut memilih fokus penuh pada pertandingan terdekat daripada memikirkan target jangka panjang yang belum pasti.
"Saya tidak suka melihat jalan dengan lampu jauh, dan cakrawala hari ini adalah Como, sebuah tim besar," ujar Kosta Runjaic, Pelatih Udinese.
Ia memuji kestabilan skuad lawan yang telah menjalani laga uji coba pramusim melawan klub-klub besar Inggris seperti Arsenal dan Liverpool.
"Como memiliki pemain yang sudah saling mengenal sejak lama dan dengan pelatih seperti Fabregas yang memiliki kebebasan untuk menerapkan gaya bermain yang ia inginkan. Mereka memainkan pramusim melawan Arsenal dan Liverpool, dua lawan tangguh, tetapi kami akan mencoba menyulitkan mereka besok," kata Kosta Runjaic, Pelatih Udinese.
Di sisi lain, Cesc Fabregas menegaskan fokus utama timnya tetap pada persaingan ketat di kompetisi domestik meski berstatus kontestan Liga Champions.
"Liga Champions adalah hadiah yang indah, tetapi liga akan berjalan berat dan kami harus fokus pada hal itu terlebih dahulu karena tujuannya adalah terus berkembang di kompetisi yang menurut saya paling seimbang di Eropa karena ada lebih banyak tim yang bersaing dibanding liga lain," kata Cesc Fabregas, Pelatih Como.
Fabregas memastikan Como tetap mempertahankan identitas permainan utama mereka walaupun ada kedatangan pemain baru di dalam skuad.
"Tidak mudah menjaga fokus ketika Anda bermain di dua kompetisi, tetapi kami harus bekerja pada aspek tersebut agar tidak mendapat kejutan," ujar Cesc Fabregas, Pelatih Como.
Juru taktik asal Spanyol itu juga mewaspadai kekuatan tuan rumah yang dinilai sudah sangat solid dan saling memahami di lapangan.
"Udinese akan menjadi lawan yang rumit karena mereka saling mengenal luar kepala dan kami harus waspada jika tidak ingin mengambil risiko. Ini akan menjadi tantangan yang bagus," kata Cesc Fabregas, Pelatih Como.
Fabregas turut menyoroti kendala bergulirnya pekan pertama kompetisi saat bursa transfer pemain masih dibuka.
"Saya tidak suka memulai liga dengan bursa transfer yang masih terbuka karena hal itu menimbulkan beberapa keraguan dan membuat fokus berkurang," ujar Cesc Fabregas, Pelatih Como.
Pada laga lain pekan pembuka Serie A, Cagliari dijadwalkan melawat ke markas Parma. Pelatih Cagliari, Fabio Pisacane, memberikan pembaruan kondisi penyerang Yael Trepy yang sempat menjalani perawatan intensif akibat insiden di kolam renang.
"Parma melepas beberapa pemain penting, tetapi mereka selalu menjadi lawan yang harus diwaspadai," kata Fabio Pisacane, Pelatih Cagliari.
Pisacane menyatakan timnya siap berlaga setelah melewati masa-masa mengkhawatirkan terkait kondisi kesehatan pemainnya tersebut.
"Kompetisi dimulai dan kami harus siap memberikan segalanya mulai besok," ujar Fabio Pisacane, Pelatih Cagliari.
Ia mengungkapkan rasa lega setelah Trepy dipindahkan dari ruang perawatan intensif dan menunjukkan pemulihan signifikan.
"Ini bukan minggu yang mudah. Kami melewati momen-momen mengerikan, tetapi untungnya Yael telah pulih dan itu adalah berita terbaik yang bisa kami harapkan. Saya katakan itu kepadanya saat menjenguknya," kata Fabio Pisacane, Pelatih Cagliari.
Pengalaman buruk yang menimpa pemainnya mengingatkan Pisacane pada insiden koma yang pernah dialaminya sendiri di masa muda.
"Apa yang terjadi padanya membuat saya mengenang kembali kejadian 27 tahun lalu," ujar Fabio Pisacane, Pelatih Cagliari.
Pisacane mengonfirmasi bahwa Trepy sebenarnya masuk dalam rencana utama tim untuk laga pembuka jika insiden tersebut tidak terjadi.
"Jika dia tersedia, dia akan menjadi starter," kata Fabio Pisacane, Pelatih Cagliari.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow