Udinese Menjamu Lazio pada Pekan Ketiga Serie A 2026
Udinese bersiap menjamu Lazio pada pertandingan penutup pekan ketiga Serie A yang berlangsung Senin di Bluenergy Stadium, Friuli. Kedua tim berupaya melanjutkan tren positif pada awal musim 2026 setelah mencatatkan hasil tanpa kekalahan di liga.
Tim tuan rumah tampil cukup impresif di bawah asuhan Kosta Runjaic dengan mengoleksi empat poin dari dua laga pembuka. Udinese menahan imbang Como sebelum menaklukkan Monza 3-2, serta melangkah ke babak 16 besar Coppa Italia usai menundukkan Venezia.
Di sisi lain, Lazio datang dengan rekor sempurna dua kemenangan tanpa kebobolan di Serie A saat menghadapi Bologna dan Genoa. Pelatih baru Gennaro Gattuso bertekad membawa Biancocelesti mengamankan sembilan poin penuh dari tiga laga awal musim ini.
Udinese kehilangan sejumlah pemain kunci akibat cedera, termasuk Nicolo Zaniolo, Matteo Palma, Giorgi Chakvetadze, dan Juan Arizala. Sementara itu, tim tamu tampil tanpa Patric, Adam Marusic, Nicolo Rovella, Fisayo Dele-Bashiru, Danilo Cataldi, dan Luca Pellegrini.
Pemain baru Lazio, Davide Frattesi, menjadi sorotan utama setelah mencetak gol penentu kemenangan dalam dua laga liga secara berturut-turut. Gelandang tim nasional Italia tersebut tercatat telah membobol gawang Udinese sebanyak lima kali sepanjang kariernya di Serie A.
Manajer Udinese Kosta Runjaic menegaskan pentingnya menjaga konsistensi permainan saat tampil di hadapan pendukung sendiri. Ia meminta para pemainnya untuk mewaspadai skema serangan balik serta umpan jauh yang menjadi keunggulan lawan.
"Bayo mungkin masuk dalam starting XI besok, tetapi masih ada beberapa sentuhan akhir yang perlu dilakukan," kata Kosta Runjaic, Pelatih Udinese.
Ia menambahkan bahwa performa tim secara keseluruhan masih dalam tahap peningkatan seiring intensitas masa persiapan. Runjaic juga menekankan pentingnya kedisiplinan barisan pertahanan agar tidak mudah kebobolan.
"Dibandingkan musim lalu, mereka telah mengubah gaya bermain, tetapi mereka selalu menggunakan formasi 4-3-3," kata Kosta Runjaic, Pelatih Udinese.
Ia menyebut tim lawan memiliki pemain sayap yang berbahaya serta barisan gelandang berkualitas. Meski begitu, Runjaic optimistis timnya mampu memberikan perlawanan maksimal di kandang.
"Ini adalah laga ketiga Davis dalam 10 hari dan dia akan berada di starting XI," kata Kosta Runjaic, Pelatih Udinese.
Ia menjelaskan bahwa manajemen menit bermain sangat diperlukan untuk menjaga kebugaran sang striker. Runjaic menilai Davis merupakan sosok penting dalam skema serangan tim meski belum mencetak gol.
"Kami harus meningkatkan pertahanan. Target kami adalah tidak kebobolan lebih dari satu gol rata-rata per pertandingan," kata Kosta Runjaic, Pelatih Udinese.
Ia menyadari persaingan di Serie A sangat ketat sehingga setiap detail pertahanan menjadi sangat krusial. Timnya terus berbenah demi menemukan keseimbangan antara bertahan dan menyerang.
"Saya memperhatikan bahwa para wasit mencoba untuk mengurangi penghentian laga dan mereka meniup lebih sedikit pelanggaran pada duel, seperti di Inggris," kata Kosta Runjaic, Pelatih Udinese.
Ia menilai perubahan gaya kepemimpinan wasit tersebut memberikan dampak positif pada ritme pertandingan. Para pemain diminta segera beradaptasi dengan tolok ukur pelanggaran yang lebih longgar.
Di kubu lawan, pelatih Gennaro Gattuso menjadikan hasil buruk di Coppa Italia saat kalah dari Mantova sebagai bahan evaluasi penting untuk membangkitkan mental bertanding skuadnya.
"Pukulan itu bermanfaat bagi kami. Kami membayarnya, tetapi kami memiliki kemampuan untuk segera bereaksi," kata Gennaro Gattuso, Pelatih Lazio.
Ia menambahkan bahwa perjalanan musim ini masih sangat panjang sehingga tim tidak boleh cepat puas. Gattuso terus memotivasi anak asuhnya untuk tampil konsisten di setiap pertandingan.
"Saya akan menjadi munafik jika mengatakan atmosfer di ibu kota tidak membebani kami," kata Gennaro Gattuso, Pelatih Lazio.
Ia mengomentari situasi dukungan fans dan dinamika internal tim menjelang laga tandang. Gattuso berharap performa apik di lapangan dapat kembali menyatukan seluruh elemen pendukung klub.
Catatan rekor pertemuan mencatat Udinese hanya kalah dua kali dari 10 laga liga terakhir melawan Lazio. Wasit Paride Tremolada dijadwalkan memimpin jalannya pertandingan yang diperkirakan berlangsung sengit tersebut.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow