Umat Islam Menunaikan Puasa Asyura pada Bulan Muharram
Umat Islam dianjurkan meningkatkan amalan ibadah lewat puasa sunnah di bulan Muharram saat memasuki momentum tahun baru Islam 1448 H pada Kamis (25/6/2026). Dilansir dari Republika, ibadah puasa pada bulan Muharram tersebut menempati kedudukan sebagai puasa sunnah yang paling utama setelah Ramadhan.
Anjuran menjalankan ibadah sunnah ini utamanya ditekankan pada tanggal 9 dan 10 Muharram yang masing-masing dikenal dengan sebutan puasa Tasu’a serta Asyura. Penegasan mengenai keutamaan ibadah di bulan tersebut disandarkan pada sebuah riwayat hadits.
"Dari Abu Hurairah ra. ia berkata, Rasulullah SAW ditanya: 'Shalat apa yang paling utama setelah shalat wajib?' dan 'Puasa apa yang paling utama setelah puasa Ramadhan?' Maka beliau menjawab: 'Shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat di tengah malam (tahajud), dan puasa yang paling utama setelah puasa Ramadhan adalah puasa di bulan Muharram.'" tutur hadits riwayat Imam Muslim.
Umat Muslim dapat melafalkan niat puasa Asyura dengan bacaan Nawaitu shauma Asyura-a lilahi ta’ala. Pembacaan lafal niat ini diperbolehkan mulai malam hari hingga sebelum matahari tergelincir atau waktu dzuhur, dengan catatan belum makan ataupun melakukan hal yang membatalkan sejak fajar.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow