United Airlines Ubah Rencana Kursi Bisnis Akibat Penundaan Boeing 737 Max 10

Smallest Font
Largest Font

United Airlines menghadapi dilema penggunaan ratusan kursi bisnis tipe rebah yang sudah dipesan untuk pesawat Boeing 737 Max 10, akibat penundaan sertifikasi pesawat hingga musim panas 2027. Kursi premium ini semula dirancang untuk menggantikan armada Boeing 757 di rute transkontinental.

Menurut catatan resmi maskapai, United memiliki pesanan sebanyak 167 unit Boeing 737 Max 10. Penundaan sertifikasi dipicu oleh revisi sistem anti-es dan evaluasi keselamatan menyeluruh terhadap Boeing, yang membuat jadwal pengiriman pesawat meleset tujuh tahun dari target awal 2020.

CEO United Airlines, Scott Kirby, mengakui kepada CNBC bahwa maskapai memiliki banyak kursi lie-flat yang tidak tahu harus diapakan.

"Kami memiliki banyak kursi lie-flat yang tidak tahu harus diapakan," ujar Kirby.

Kursi tersebut tidak dapat dipasang di pesawat lain karena perbedaan dimensi dan struktur kabin. United pun beralih menggunakan Airbus A321neo dengan kursi Polaris untuk rute transkontinental, namun kursi Boeing 737 Max 10 tetap tidak kompatibel.

"Kursi itu tidak muat di pesawat lain," kata Kirby.

United kini mempertimbangkan penggunaan kursi standar First Class untuk Boeing 737 Max 10, alih-alih kursi bisnis lie-flat. Maskapai juga sedang berdiskusi dengan Boeing untuk mencari solusi terkait biaya kursi yang tidak terpakai.

Sementara itu, sertifikasi Boeing 737 Max 7 baru saja diperoleh, dengan Southwest Airlines dijadwalkan memulai operasional pesawat tersebut pada paruh pertama 2027.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed