Vinicius Junior Yakini Real Madrid Bawa Pulang Gelar Liga Champions Ke 16
Penyerang Real Madrid, Vinicius Junior, menaruh optimisme tinggi terhadap peluang timnya memenangi kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa musim ini. Pemain asal Brasil tersebut percaya skuad Los Blancos memiliki modal kuat untuk mengamankan trofi ke-16 sepanjang sejarah klub.
Seperti dilansir dari Bola, kepastian tersebut diungkapkan oleh Vinicius saat berbicara mengenai kesiapan tim menghadapi persaingan di tingkat Eropa. Ia menegaskan bahwa seluruh elemen tim bertekad memperbaiki pencapaian dalam dua musim terakhir yang terhenti pada babak perempat final.
"Semoga gelar ke-16 datang. Kami siap untuk itu. Ini kompetisi kami.
Kami tidak tampil baik dalam dua tahun terakhir. Target pertama kami adalah finis di delapan besar. Kami selalu antusias menyambut Liga Champions," kata Vinicius.
Kepercayaan diri pemain berusia 26 tahun tersebut kian menguat seiring kesiapan tim dalam mengarungi kompetisi. Vinicius bahkan optimistis kampanye Real Madrid di kancah Eropa kali ini akan berakhir dengan capaian manis di panggung tertinggi.
"Musim ini akan berbeda dari dua musim Liga Champions sebelumnya dan kami akan memenanginya," ujar Vinicius.
Langkah awal Real Madrid pada fase liga akan diuji oleh kekuatan wakil Italia, Inter Milan, di Stadion Santiago Bernabeu. Vinicius menyadari laga pembuka ini akan menyajikan tantangan yang sangat berat bagi timnya.
"Setiap kali Liga Champions tiba, rasanya berbeda. Kami siap menghadapi pertandingan melawan tim hebat yang akan menuntut banyak dari kami," tuturnya.
Mantan pemain Flamengo itu secara khusus menyoroti skema permainan Inter yang solid. Keberadaan lima pemain bertahan dalam taktik lawan dinilai kerap menyulitkan alur serangan Real Madrid.
"Inter adalah tim yang sangat kuat secara fisik. Mereka bertahan dengan lima pemain di belakang dan itu biasanya membuat kami kesulitan, tetapi pelatih telah mempersiapkan kami untuk menghadapinya," katanya.
Kendala skuad yang tidak utuh akibat beberapa pemain cedera juga menjadi perhatian. Meski demikian, kekalahan dari Real Betis pada laga terakhir di kompetisi domestik tidak mengikis rasa percaya diri tim.
"Namun, kami semua akan tampil dengan kuat dan semoga bisa menciptakan hubungan luar biasa dengan para suporter dalam pertandingan-pertandingan ini," ujarnya.
"Kami mengawali musim dengan sangat baik, meskipun kalah dalam pertandingan terakhir. Kami bermain bagus, menciptakan banyak peluang, dan itu yang paling penting," kata Vinicius.
Jejak Sejarah dan Ambisi Lanjutan di Madrid
Perjalanan karier Vinicius di Real Madrid diwarnai oleh momen-momen krusial, termasuk saat mencetak gol pada partai final menghadapi Liverpool dan Borussia Dortmund. Dua momen puncak tersebut menjadi kenangan paling berharga dalam karier profesionalnya.
"Keduanya adalah dua gol terpenting dalam hidup saya. Itu adalah sesuatu yang akan tetap tercatat dalam sejarah," ungkapnya.
Ia amat menyadari betapa langkanya kesempatan bagi seorang pesepak bola untuk mencetak gol di laga puncak turnamen antarklub paling elite di dunia.
"Banyak pemain mencetak gol, tetapi sangat sedikit yang mencetak gol di final. Melakukannya di klub terbesar di dunia adalah sesuatu yang tidak akan pernah dilupakan oleh para suporter maupun saya," katanya.
Kiprah Vinicius di panggung Eropa dimulai saat mencetak gol debutnya ke gawang Club Brugge pada tahun 2019 lalu. Sejak bergabung pada musim panas 2018, perjalanan panjang dari latar belakang sederhana di Brasil hingga menjadi figur sentral di Real Madrid menjadi kebanggaan tersendiri baginya.
"Itu adalah sebuah impian. Saya tidak pernah membayangkan bisa mencetak semua gol ini atau bermain di sini selama bertahun-tahun," ucapnya.
"Saya berasal dari latar belakang yang sangat miskin di Brasil untuk bisa sampai di sini dan saya ingin terus membuat sejarah. Saya berharap akan ada lebih banyak gol dan gelar Liga Champions untuk para suporter kami," ujar Vinicius.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow