Volkswagen Terancam Pangkas 100.000 Pekerjaan dan Tutup Pabrik
Rencana restrukturisasi besar-besaran Volkswagen yang diusung oleh Chief Executive Officer Oliver Blume memicu ketegangan internal setelah dewan pengawas menolak penutupan empat pabrik di Jerman pada pertengahan Juli 2026. Langkah efisiensi ini diambil guna mengatasi penurunan kinerja keuangan serta merosotnya angka pengiriman kendaraan, terutama di pasar krusial seperti China. Berdasarkan data operasional, total pengiriman kendaraan Volkswagen pada paruh pertama tahun ini turun 6,3 persen menjadi 4,13 juta unit akibat anjloknya penjualan di pasar China sebesar 25,9 persen.
Sebaliknya, pengiriman kendaraan listrik berbasis baterai di Eropa masih menunjukkan stabilitas dengan kenaikan sebesar 8,4 persen menjadi 377.000 unit.
Tekanan keuangan ini diperparah oleh penurunan laba bersih Volkswagen pada kuartal pertama sebesar 28,4 persen menjadi 1,56 miliar euro, sementara pendapatan operasional merosot 14,3 persen menjadi 2,5 miliar euro. Guna mengatasi penurunan margin tersebut, manajemen Volkswagen mengusulkan pemotongan hingga 100.000 posisi kerja serta penutupan pabrik di Emden, Hannover, Zwickau, dan fasilitas Audi di Neckarsulm.
Namun, dewan pengawas perusahaan dilaporkan membatalkan usulan penutupan keempat pabrik tersebut demi menjaga stabilitas hubungan industrial dan proses keterwakilan pekerja. Sebagai alternatif penutupan total, CEO Volkswagen Oliver Blume mulai menjajaki opsi kerja sama strategis atau pengalihan fungsi pabrik demi menekan tingginya biaya produksi di Jerman.
Untuk pabrik berukuran lebih kecil di Osnabrück yang dijadwalkan berhenti beroperasi tahun depan, produsen mobil tersebut tengah melakukan pembicaraan dengan perusahaan pertahanan asal Israel, Rafael, serta menjajaki kemungkinan pengambilalihan kepemilikan oleh pemerintah negara bagian Lower Saxony. Sementara itu, para pengamat industri menilai pabrik-pabrik besar seperti Zwickau berpotensi dialihkan untuk memproduksi model kendaraan murah yang dikembangkan di China atau bermitra dengan produsen otomotif Tiongkok seperti Xpeng. Detail final terkait pembagian porsi pemangkasan biaya dan kelanjutan operasional pabrik ini dijadwalkan selesai dibahas menjelang rilis laporan kinerja tengah tahunan Volkswagen pada 23 Juli 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow