Wasit Somalia Omar Abdulkadir Artan Ditahan dan Diusir dari AS

Smallest Font
Largest Font

Wasit asal Somalia, Omar Abdulkadir Artan, gagal mewujudkan impian memimpin pertandingan Piala Dunia 2026 setelah ditahan selama berjam-jam dan diusir oleh otoritas imigrasi Amerika Serikat saat mendarat di Miami.

Insiden tersebut memicu polemik besar menjelang laga pembuka Grup A antara Meksiko dan Afrika Selatan, sementara Presiden FIFA Gianni Infantino mendapat sorotan tajam karena memilih bungkam atas perlakuan yang menimpa sang pengadil lapangan.

Artan yang diproyeksikan menjadi warga Somalia pertama yang memimpin pertandingan di turnamen sepak bola tertinggi dunia tersebut, mengaku interogasi yang dialaminya berkaitan dengan situasi politik di negara asalnya.

"I'm simply a referee trying to live my dream, the biggest dream of my life, to come to the World Cup." kata Omar Abdulkadir Artan, Wasit Somalia.

Ia menegaskan bahwa seluruh dokumen perjalanan dan visa yang dimilikinya sudah lengkap, tetapi petugas bandara tetap menjebloskannya ke tahanan sebelum dipulangkan paksa.

"I had all my papers in order, yet I was interrogated for hours, thrown into prison, and then expelled." ujar Omar Abdulkadir Artan, Wasit Somalia.

Kecurigaan petugas imigrasi Amerika Serikat juga mengarah pada dugaan keterlibatan Artan dengan jaringan kelompok militan yang beroperasi di wilayah Afrika Timur.

"I think they have a problem with my country." tutur Omar Abdulkadir Artan, Wasit Somalia.

Artan pun membantah keras tuduhan tersebut dan menyatakan keberadaannya di Amerika Serikat murni untuk menjalankan tugas profesional dari FIFA.

"They asked me several times if I had ever met representatives of Al Shabab. I explained to them that I knew nothing about this military group, that I was only in the United States to do my job as a referee." tegas Omar Abdulkadir Artan, Wasit Somalia.

Di tengah persiapan turnamen, kabar mengejutkan lain datang dari level klub ketika Kieran McKenna secara mendadak mengumumkan pengunduran dirinya dari posisi manajer Ipswich Town.

Langkah ini diambil hanya sebulan setelah dirinya sukses membawa klub tersebut promosi ke Liga Utama Inggris sebagai runner-up Divisi Championship.

"Kieran McKenna will step down as Ipswich Town Manager after five seasons at the club. Kieran has made the decision to step away from football management and dedicate time to his family, having been at the forefront of one of the most successful eras in the club’s history." ungkap Manajemen, Ipswich Town.

McKenna menyatakan bahwa keputusan untuk meninggalkan Portman Road diambil setelah melalui proses pertimbangan yang mendalam selama beberapa pekan terakhir.

"It is with a mixture of gratitude, pride, sadness and contentment that I have decided to step down from the honour of managing this historic football club," tambah Kieran McKenna, Mantan Manajer Ipswich Town.

Pria berusia 40 tahun itu juga menyampaikan bahwa momen keberhasilan meraih promosi berturut-turut menjadi penutup yang indah bagi karier kepelatihannya di klub tersebut.

"When you have the connection that we have built at this club there is never a good time to say goodbye. However, having achieved a second promotion to the Premier League last season, with another memorable final day in our stadium, and after reflection over the last couple of weeks, I feel this is the right time for me to step aside. I do so with great pride at the incredible progress we have made and with huge hope and optimism for the future of the club." jelas Kieran McKenna, Mantan Manajer Ipswich Town.

Sementara itu, bursa transfer Liga Inggris tetap menggeliat setelah Tottenham Hotspur resmi mengamankan tanda tangan bek Bournemouth, Marcos Senesi, dengan kontrak berdurasi empat tahun.

Pemain belakang asal Argentina tersebut dijadwalkan bakal bergabung secara resmi dengan skuad The Lilywhites segera setelah kontraknya di Vitality Stadium habis pada 30 Juni.

"It's a very special feeling to be a Tottenham Hotspur player. From the first moment, the Club has shown why they want me and how much they want me to be a part of what they are building. It's exciting and something I can't wait to be involved in.

Every time I step on the pitch, I will do my best to make the fans proud and to take the Club back to the place it belongs. I want to win things with Tottenham and will do everything I can to make that happen." ucap Marcos Senesi, Pemain Tottenham Hotspur.

Direktur Olahraga Tottenham Hotspur, Johan Lange, menilai bahwa kedatangan Senesi akan memberikan dampak instan pada stabilitas lini pertahanan tim.

"Marcos is a defender who brings a combination of quality, intelligence and leadership to our squad. His experience at the highest level, his composure in possession and his desire to compete for every ball make him an excellent fit for the way we want to play. We are delighted to welcome him to the Club and believe this is the perfect place for him as he enters a great stage in his career." sebut Johan Lange, Direktur Olahraga Tottenham Hotspur.

Manajer Roberto De Zerbi juga menyambut positif rekrutan anyar ini karena fleksibilitas taktis yang dimiliki sang pemain sangat cocok dengan filosofi permainan tim.

"Marcos' experience, quality on the ball, and competitive edge will strengthen us defensively, as well as giving us flexibility in formation. He's comfortable playing in a possession-based team, reads the game very well and has the personality to thrive in a demanding environment. I also love his mentality and desire to keep improving and I'm looking forward to working with him and seeing the big contribution he can make to the team." urai Roberto De Zerbi, Manajer Tottenham Hotspur.

Beralih ke persiapan tim nasional, mantan penyerang Belanda Jimmy Floyd Hasselbaink melontarkan kekhawatirannya terkait kekuatan lini belakang De Oranje akibat absennya Jurrien Timber.

Timber terpaksa dicoret dari skuad pilihan Ronald Koeman karena belum pulih sepenuhnya dari cedera parah yang mengganggu performanya sepanjang musim ini.

“He will be a big miss," kata Jimmy Floyd Hasselbaink, Mantan Penyerang Belanda.

Hasselbaink memprediksi Koeman akan menduetkan Jan Paul van Hecke dengan Virgil van Dijk di pos bek tengah, serta menggeser Denzel Dumfries ke sektor kanan untuk menutupi kekosongan tersebut.

“He can play centre-half, right-back…I think he would have been playing with Van Dijk at the back, but Van Hecke will take that over now and Dumfries on the right. He will be a big, big, big miss.” pungkas Jimmy Floyd Hasselbaink, Mantan Penyerang Belanda.

Masalah kebugaran juga menghampiri tim nasional Skotlandia setelah bek tengah andalan mereka, Scott McKenna, terpaksa absen dalam sesi latihan tim selama beberapa hari terakhir akibat mengalami cedera ringan.

Kehilangan pemain berpengalaman dengan 50 caps tersebut menjadi pukulan telak bagi pelatih Steve Clarke, mengingat laga perdana Grup L melawan Haiti sudah sangat dekat.

Jika McKenna gagal pulih tepat waktu, Skotlandia harus memaksimalkan opsi pemain bertahan yang tersisa di dalam skuad seperti Jack Hendry, Grant Hanley, Dom Hyam, dan John Souttar.

Untuk memudahkan para penggemar mengikuti seluruh rangkaian pertandingan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, BBC Sport secara resmi meluncurkan fitur pembaruan skor langsung yang terintegrasi langsung di layar kunci ponsel.

Layanan real-time ini dapat dinikmati oleh pengguna perangkat Apple secara otomatis setelah mengikuti tim favorit di aplikasi, sedangkan pengguna Android diwajibkan mengaktifkan izin notifikasi pada pengaturan perangkat mereka terlebih dahulu.

Pembaruan data skor pertandingan tersebut akan mulai muncul di layar kunci sekitar satu jam sebelum kick-off dan akan terhapus secara otomatis begitu wasit meniup peluit panjang tanda laga berakhir.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed