Xavi Hernandez Resmi Ditunjuk Sebagai Pelatih Baru Timnas Belanda

Smallest Font
Largest Font

Federasi Sepak Bola Belanda resmi menunjuk Xavi Hernandez sebagai pelatih kepala Timnas Belanda pada Kamis (13/8/2026), dilansir dari Bola. Mantan juru taktik Barcelona berusia 46 tahun tersebut menandatangani kontrak kerja sama hingga ajang Piala Dunia 2030 mendatang.

Pengangkatan ini membuat Xavi mencatatkan sejarah sebagai pelatih asing pertama yang menangani skuad Der Oranje sejak era Ernst Happel pada periode 1977-1978. Ia hadir mengisi posisi Ronald Koeman yang mundur pasca-hasil buruk Belanda yang tereliminasi di babak 32 besar Piala Dunia lewat adu penalti dari Maroko.

Xavi mengungkapkan keterikatan emosionalnya dengan filosofi sepak bola Negeri Kincir Angin yang telah terbentuk sejak ia menimba ilmu di akademi Barcelona. Tokoh legendaris seperti Johan Cruyff serta Rinus Michels dinilai memberikan dorongan kuat terhadap pola pembinaan pemain muda klub Spanyol tersebut.

"Anda bisa mengatakan bahwa saya adalah sedikit bagian dari anak sepak bola Belanda," kata Xavi.

Selain figur legendaris tersebut, sosok Louis van Gaal yang memberinya kesempatan debut di Barcelona dan Frank Rijkaard juga diakuinya memegang peranan vital.

"Keduanya memainkan peran penting dalam membentuk saya sebagai pemain dan pelatih," tutur Xavi.

Eks gelandang Timnas Spanyol itu mengagumi gaya permainan Belanda yang identik dengan skema menyerang, dominasi penguasaan bola, serta kreativitas tinggi. Ia menegaskan komitmennya untuk mempertahankan identitas tersebut dalam setiap pertandingan.

"Tentu saja, tujuan terpenting adalah dan akan selalu menjadi kemenangan. Namun, saya lebih memilih melakukannya dengan cara yang mencerminkan karakteristik tersebut dan bisa dinikmati orang-orang. Potensi untuk melakukan itu ada, begitu juga fondasi yang kuat untuk dibangun," ujar Xavi.

Di sisi lain, Direktur Sepak Bola Elite Federasi Belanda, Nigel de Jong, menyambut positif penunjukan mantan rivalnya pada final Piala Dunia 2010 itu. De Jong menilai Xavi mengusung konsep permainan dominan yang dipadukan dengan fleksibilitas taktik modern.

"Xavi percaya pada prinsip-prinsip dasar tersebut, menerima visi itu, dan menjadikannya miliknya sendiri," kata De Jong.

Ia menambahkan bahwa sang pelatih baru memiliki kemampuan komunikasi yang baik untuk mengoptimalkan potensi seluruh anggota tim.

Sebelum memulai karier kepelatihannya di Al Sadd pada 2019 hingga 2021 dan melatih Barcelona hingga Mei 2024, Xavi merupakan pilar Spanyol yang mengalahkan Belanda pada laga puncak Piala Dunia 2010.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed