Yan Diomande Tanggapi Minat Chelsea dan Liverpool Jelang Bursa Transfer

Smallest Font
Largest Font

Penyerang sayap RB Leipzig, Yan Diomande, memberikan tanggapan resmi mengenai ketertarikan sejumlah klub raksasa Liga Inggris seperti Chelsea dan Liverpool menjelang bursa transfer musim panas 2026. Pemain berusia 19 tahun asal Pantai Gading tersebut menjadi komoditas panas setelah mencetak 13 gol dan sembilan assist dalam 35 pertandingan musim ini.

Minat klub-klub besar Eropa muncul seiring kebutuhan Liverpool mencari pengganti Mohamed Salah dan keinginan Chelsea memperkuat lini serang mereka. Melansir data sport.detik.com dan goal.com, RB Leipzig mematok banderol mencapai 100 juta euro atau sekitar Rp1,7 triliun bagi klub yang ingin meminang talenta mudanya tersebut.

"Anda akan senang dan termotivasi untuk berbuat lebih banyak," kata Diomande soal ketertarikan Liverpool dikutip dari Liverpool.com.

Pemain yang didatangkan dari Leganes dengan biaya 20 juta euro ini menegaskan bahwa dirinya saat ini masih memprioritaskan performa di atas lapangan bersama Die Roten Bullen. Ia menyerahkan urusan negosiasi kepada pihak perwakilan karena masih terikat kontrak hingga tahun 2030.

"Saya tidak terlalu memikirkan hal semacam ini karena saya berusaha fokus di lapangan dan karena pekerjaan saya adalah bermain sepak bola, jadi [perwakilan saya] akan mengurus semua hal di luar lapangan. Jadi hal semacam ini memberi saya banyak motivasi untuk melihat banyak klub membicarakan saya dan hal-hal seperti ini, tetapi saya tetap fokus," jelasnya.

Diomande juga secara spesifik menyebut nama Chelsea dan Real Madrid sebagai klub yang memberikan dorongan motivasi besar bagi karier profesionalnya. Berdasarkan laporan disway.id, pemain muda ini sempat menjalani uji coba di London Barat sebelum akhirnya pindah ke Spanyol dan Jerman.

"Bayangkan saja, orang-orang bilang kamu akan bergabung dengan Chelsea FC atau Real Madrid untuk mengisi posisi ini. Maka kamu akan merasa bahagia dan termotivasi untuk memberikan yang terbaik," kata pemain berusia 19 tahun itu dalam sesi wawancara dengan media mengenai minat klub-klub top Eropa terhadap dirinya.

Diomande mengungkapkan rasa terima kasih mendalam kepada Leipzig yang telah berani mengambil risiko besar saat merekrutnya. Ia merasa klub telah banyak membantunya dalam aspek kehidupan pribadi dan perkembangan karier di level tertinggi Eropa.

"Pemain muda seperti saya mengalami banyak hal, tetapi tidak ada yang tahu selain klub. Mereka telah melakukan banyak hal untuk saya, jadi saya bersyukur, dan yang bisa saya lakukan hanyalah membantu mereka di lapangan. Ini adalah motivasi besar untuk membalas apa yang telah mereka investasikan pada saya - 20 juta euro adalah risiko besar," tegas Diomande sambil mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada RB Leipzig.

Namun, upaya klub lain untuk merekrut Diomande diprediksi akan menemui jalan buntu karena sikap tegas manajemen Leipzig. Melansir goal.com, Ketua Dewan Pengawas Red Bull, Oliver Mintzlaff, menyatakan keengganannya untuk menjual sang bintang muda.

"Jika saya adalah Direktur Olahraga, saya tidak akan menjual pemain muda ini. Tidak peduli berapa pun harga yang ditawarkan," ujar Oliver Mintzlaff, Ketua Dewan Pengawas.

Selain Chelsea dan Liverpool, nama Yan Diomande juga sempat dikaitkan dengan Bayern Munchen. Namun, juara bertahan Bundesliga tersebut dilaporkan lebih memilih Anthony Gordon dari Newcastle United karena harga Diomande yang dianggap terlalu tinggi.

"Jika seseorang mengatakan Anda harus pergi ke Chelsea atau Real Madrid, tentu Anda akan merasa senang dan termotivasi untuk bekerja lebih keras," ujar Diomande dilansir BuliNews.

Meskipun rumor terus berkembang, Diomande kembali menegaskan komitmennya terhadap kontrak yang ada. Ia menyatakan statusnya sebagai pemain Leipzig adalah kenyataan yang ia jalani saat ini.

"Saya fokus bermain sepak bola. Kontrak saya masih berlaku hingga 2030 dan saat ini saya adalah pemain Leipzig," katanya.

Ia menutup pernyataannya dengan menekankan keinginan untuk membalas kepercayaan klub lewat performa maksimal di setiap pertandingan Bundesliga. Diomande merasa sangat bersyukur atas dukungan total yang diberikan Leipzig selama satu musim terakhir.

"Klub ini membantu saya dalam banyak hal, bukan hanya di lapangan. Saya sangat bersyukur dan ingin membalas kepercayaan mereka dengan memberikan yang terbaik di setiap pertandingan," tutup Diomande.

Di sisi lain, kebanggaan juga dirasakan oleh rekan setimnya di Leipzig yang turut dikaitkan dengan klub besar Inggris. Ketajaman lini serang Leipzig musim ini memang menjadi daya tarik utama bagi pemandu bakat klub-klub papan atas Premier League.

"Tentu saja, Anda akan merasa senang dan termotivasi untuk melakukan lebih baik lagi ketika mendengar kabar seperti itu," ujar Openda ketika ditanya mengenai ketertarikan Liverpool.

Pemain muda ini menyadari bahwa spekulasi adalah bagian dari sepak bola, namun ia memilih untuk bersikap profesional. Baginya, urusan transfer sepenuhnya berada di tangan agen sementara tugasnya adalah mencetak gol.

"Saya tidak terlalu memikirkan hal-hal di luar lapangan saat ini. Fokus utama saya adalah bermain sepak bola sebaik mungkin di setiap pertandingan. Urusan di luar lapangan sepenuhnya saya serahkan kepada perwakilan saya. Mendengar banyak klub besar membicarakan nama saya memang memberikan motivasi ekstra, namun hal terpenting bagi saya adalah tetap fokus pada tugas saya di lapangan," tambahnya.

Terkait masa lalunya, Diomande sempat menceritakan perjalanannya menembus sepak bola Eropa melalui akademi di Amerika Serikat. Ia mengakui sempat menjalani masa sulit saat harus memilih klub di tengah banyaknya tekanan pihak luar.

“Untuk mempersiapkan karier profesional di Eropa, saya pindah ke akademi di Florida. Dua tahun kemudian, saya menjalani uji coba pertama saya dengan Chelsea, Crystal Palace, dan Rangers," ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa pada masa uji coba tersebut, banyak pihak yang mencoba mempengaruhi keputusannya demi keuntungan finansial. Hal ini membuatnya sempat berhenti sejenak untuk mengambil keputusan mandiri dalam kariernya.

“Itu adalah masa yang sulit. Saya merasa bagi banyak orang, semuanya hanya tentang uang. Banyak orang mengatakan kepada saya bahwa saya benar-benar harus bermain untuk Chelsea. Kemudian saya menghentikan semuanya dan memutuskan sendiri," jelasnya.

Statistik Yan Diomande Musim 2025/2026
KategoriJumlah
Pertandingan35
Gol13
Assist9

Kini Diomande bersiap untuk membela Pantai Gading di Piala Dunia 2026 mendatang yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Penampilannya di turnamen tersebut diprediksi akan semakin meningkatkan nilai transfernya di pasar internasional.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed