PSIM Yogyakarta Siap Jamu Persita di Laga Perdana Super League 2026
Laga perdana BRI Super League 2026/2027 bakal menyajikan duel PSIM Yogyakarta kontra Persita Tangerang di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (5/9/2026). Pertandingan pembuka ini bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke-97 klub berjuluk Laskar Mataram tersebut, sebagaimana dilansir dari Bola.
Pemain bertahan PSIM, Franco Ramos, menyambut bergulirnya musim baru dengan penuh antusiasme tinggi. Laga perdana ini dinilai makin berkesan karena berlangsung tepat pada hari jadi klub.
"Kami sangat antusias menghadapi musim ini, terutama karena ini adalah hari ulang tahun PSIM. Jadi, kami sangat menantikan pertandingan besok," ujar bek PSIM, Franco Ramos.
Pemain asal Argentina berusia 28 tahun itu kini dipercaya mengemban amanat sebagai kapten utama tim. Kesempatan tersebut menjadi momen berharga baginya setelah musim lalu sempat menjalankan peran serupa.
"Saya sangat senang karena ini adalah sebuah kehormatan. Musim lalu saya juga sempat menjadi kapten. Saya merasa sangat bahagia karena tim memberikan kepercayaan kepada saya," kata Franco Ramos.
Kendati menyandang status baru sebagai kapten utama, ia menegaskan tidak ada perubahan signifikan dalam persiapannya. Ramos juga memutuskan berganti nomor punggung dari nomor 4 ke nomor 5, angka favoritnya saat merumput di Argentina.
"Ini akan menjadi musim pertama saya sebagai kapten utama, tetapi tidak ada yang berubah bagi kami. Bagi saya pribadi, persiapannya tetap sama, sikap dan energi yang sama yang mengantarkan saya menjadi kapten," ucap Franco Ramos.
Ia menambahkan alasan di balik keputusan mengganti kostumnya untuk kompetisi musim ini.
"Mengenai pertanyaan nomor punggung, itu karena saya paling menyukai nomor 5. Itu adalah nomor yang biasa saya pakai di Argentina sebelumnya, jadi itulah alasannya," jelas Franco Ramos.
Di sisi lain, juru taktik PSIM, Jean-Paul van Gastel, menyambut positif kembalinya kompetisi resmi setelah masa jeda dan pramusim yang cukup panjang. Pelatih asal Belanda itu mengabaikan dua catatan kekalahan dari Persita pada musim sebelumnya.
"Ini adalah awal dari musim baru jadi kami sangat bersemangat setelah liburan yang panjang dan pramusim yang cukup lama sebelum akhirnya kami mulai bertanding lagi. Khususnya karena ini hari ulang tahun PSIM, jadi besok akan menjadi hari yang spesial dan saya sangat menantikannya," tutur pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel.
Perubahan komposisi pemain di kedua kubu dinilai membuat hasil pertandingan musim lalu tidak lagi dapat dijadikan tolok ukur.
"Setiap musim komposisi tim selalu berbeda, jadi hasil yang kami dapatkan musim lalu sudah tidak relevan lagi. Namun, kami mempersiapkan diri dengan baik," tegas Jean-Paul van Gastel.
Meski demikian, Van Gastel tetap mengantisipasi strategi lawan mengingat Persita masih ditangani oleh pelatih yang sama.
"Saya melihat kembali pertandingan musim lalu karena Persita masih ditangani pelatih yang sama, jadi saya berasumsi pelatih Persita akan menerapkan pendekatan yang sama persis. Dari situ kami melakukan persiapan dan mempertimbangkan semua aspek yang kami butuhkan untuk meraih hasil positif besok," pungkas Jean-Paul van Gastel.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow