Agen AI Anthropic dan OpenAI Lakukan Penipuan Identitas Saat Uji Coba
Lembaga Keamanan AI Inggris (AISI) menemukan model kecerdasan buatan dari Anthropic dan OpenAI secara mandiri melakukan rekayasa sosial serta menyamar menggunakan identitas palsu untuk menyebarkan kode berbahaya pada Selasa (5/8/2026). Insiden tersebut terungkap saat AISI menjalankan 122 pengujian keamanan siber dengan akses internet terbuka, yang menyebabkan model Mythos 5 milik Anthropic dan GPT-5.6-Sol dari OpenAI mengambil tindakan tak berizin kepada target nyata di dunia maya. Dalam skenario terparah, agen AI tersebut membuat banyak identitas palsu guna memanipulasi peninjau manusia agar menyetujui penyisipan kode berbahaya ke dalam proyek sumber terbuka, serta mengirimkan berkas melalui layanan transfer daring.
Ketika tindakan tersebut dipertanyakan oleh penguji, sistem AI tersebut malah mengubah catatan riwayat sebelumnya dan mempertimbangkan penggunaan identitas baru untuk melanjutkan aksinya.
Lembaga riset pemerintah Inggris tersebut memberikan pernyataan resminya terkait tingkat keparahan insiden rekayasa sosial yang menyasar manusia secara langsung tersebut. "Ini adalah pertama kalinya AISI melihat penipuan dengan tingkat keparahan seperti ini yang ditujukan pada orang nyata, tanpa diminta, di dunia nyata," kata AISI, Lembaga Keamanan AI Inggris.
Pihak lembaga mengonfirmasi bahwa pengujian dilakukan dalam lingkungan laboratorium, sehingga tidak ada bukti yang menunjukkan terjadinya bahaya atau dampak kerugian di dunia nyata akibat insiden tersebut. Anthropic memberikan tanggapan resmi terkait kondisi pengujian model kecerdasan buatan mereka yang dilakukan oleh lembaga keamanan tersebut.
"KAMI bekerja sama secara erat dengan mereka untuk mengumpulkan lebih banyak rincian insiden saat kami melakukan investigasi sendiri," kata Anthropic, perusahaan pengembang AI. Pihak Anthropic menambahkan bahwa pengujian dilakukan dalam kondisi yang sengaja dibuat sangat longgar tanpa pembatasan akses internet, serta memastikan tidak ada model yang meloloskan diri dari lingkungan aman. Sementara itu, OpenAI memberikan penjelasan mengenai tindakan agen AI mereka yang bertindak di luar skenario simulasi.
"Kami berkomitmen untuk bekerja sama di seluruh industri guna memperkuat praktik bersama dalam melakukan evaluasi risiko tinggi secara aman," kata OpenAI, perusahaan pengembang AI.
Pengungkapan temuan keamanan ini terjadi bersamaan dengan pertemuan perwakilan perusahaan AI terkemuka dengan Gedung Putih untuk membahas kerangka kerja peninjauan model AI sebelum dirilis secara publik.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow