Alasan Utama Atap Gedung di Korea Selatan Dominan Warna Hijau
Pemandangan atap hunian vertikal atau apartemen yang didominasi cat berwarna hijau mencolok menjadi hal yang umum di Korea Selatan. Fenomena visual tersebut sering kali menarik perhatian para wisatawan maupun pencinta drama Korea. Penggunaan warna hijau mencolok ini rupanya bukan sekadar estetika atau upaya menciptakan ilusi ruang hijau.
Seperti dilansir dari Detikcom, keberadaan warna tersebut berkaitan langsung dengan bahan kimia pelapis bangunan. Penyebab utama atap bangunan datar di Korea Selatan berwarna hijau adalah penggunaan zat bernama kromium oksida. Senyawa kimia yang memiliki pigmen hijau alami ini dicampurkan ke dalam bahan pelapis uretan.
Lapisan uretan berperan vital sebagai pelindung anti air atau waterproofing. Pengaplikasiannya sangat krusial mengingat mayoritas hunian vertikal di Korea Selatan memiliki atap berbentuk datar yang rawan mengalami penggenangan air hujan.
Suhu Bangunan dan Efisiensi Biaya
Korea Selatan memiliki empat musim dengan rentang perubahan suhu yang cukup ekstrem. Penggunaan cat berwarna hitam pada atap datar dihindari karena dapat menyerap panas secara berlebihan, sehingga membuat suhu ruangan di bawahnya terasa sangat panas saat musim panas.
Sebenarnya, produk pelapis anti air berpigmen putih juga tersedia di pasaran dan menawarkan daya pantul panas yang lebih baik. Namun, kontraktor lebih banyak memilih pelapis hijau karena harganya jauh lebih terjangkau dengan kualitas ketahanan air yang setara.
Peralihan Menuju Kampanye Atap Dingin
Tren pemilihan warna cat atap bangunan di Korea Selatan mulai mengalami pergeseran dalam beberapa tahun terakhir. Banyak apartemen mulai beralih menggunakan cat lapis anti air berwarna putih.
Penggunaan warna putih terbukti efektif menurunkan suhu interior bangunan secara signifikan saat cuaca panas. Gerakan peralihan ini kemudian dikenal secara luas sebagai Kampanye Atap Dingin di negara tersebut.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow