John Herdman Ungkap Alasan Nadeo dan Cahya Bergantian Jaga Gawang Timnas

Smallest Font
Largest Font

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman mengungkapkan alasan rotasi kiper di fase grup Piala AFF 2026. Kebijakan gonta-ganti penjaga gawang dilakukan untuk menciptakan persaingan terbuka di antara para pemain.

John Herdman menegaskan tidak ada penjaga gawang utama yang diputuskan sejak awal. Semua pemain diminta bersaing ketat untuk memperebutkan posisi starter di setiap pertandingan fase grup.

"Soal penjaga gawang, kami meminta kedua penjaga gawang untuk bersaing memperebutkan posisi. Tidak ada penjaga gawang utama yang diputuskan," kata Herdman dalam sesi konferensi pers setelah pertandingan.

"Nadeo mendapat kesempatan untuk pertandingan pertama di turnamen. Kami ingin melihat Cahya di pertandingan kedua. Dan itu adalah keputusan berdasarkan performa," ujarnya menambahkan.

Rekam Jejak Penampilan Kiper Timnas Indonesia

Nadeo Argawinata tampil sebagai kiper utama saat Indonesia menang 7-1 atas Kamboja di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (27/7/2026). Satu gol Kamboja terjadi akibat kesalahan antisipasi tembakan sudut sempit.

Cahya Supriadi kemudian diturunkan pada laga kedua saat Indonesia menang 3-0 atas Timor Leste. Pada matchday ketiga, Nadeo kembali bermain namun Indonesia kalah 0-3 dari Vietnam.

Pada laga terakhir fase grup melawan Singapura, Cahya kembali dipercaya sebagai starter. Pertandingan tersebut berakhir imbang 1-1 setelah terjadi miskomunikasi antara Cahya dan Rizky Ridho.

Pertandingan Kiper Main Hasil Akhir Catatan Performa
vs Kamboja Nadeo Argawinata Menang 7-1 Kebobolan dari sudut sempit
vs Timor Leste Cahya Supriadi Menang 3-0 Clean sheet
vs Vietnam Nadeo Argawinata Kalah 0-3 Organisasi pertahanan buruk
vs Singapura Cahya Supriadi Seri 1-1 Miskomunikasi dengan bek

Evaluasi Performa Kiper oleh Tim Pelatih

Tim pelatih menilai persaingan antara Nadeo dan Cahya berjalan sangat baik. Cahya dipilih tampil pada laga terakhir karena dinilai berada dalam kondisi performa yang lebih optimal.

Herdman menyebut kedua kiper masih berada dalam fase pramusim. Situasi pertandingan yang sulit seperti benturan dengan bek tengah menjadi tantangan besar bagi kiper dalam mengendalikan bola.

"Kami merasa, Nadeo dan Cahya bersaing dengan baik, tetapi Cahya telah mendapatkan haknya untuk bermain malam ini. Menurut pendapat kami, dia dalam performa yang lebih baik," tutur Herdman.

"Nadeo adalah penjaga gawang yang sangat bagus, tetapi keduanya berada dalam fase pramusim dan saya rasa, seperti yang saya katakan, Cahya malam ini melakukan hampir semuanya dengan baik, tetapi penjaga gawang akan mengalami momen seperti itu. Ketika bek tengah Anda didorong ke arah penjaga gawang Anda, tidak mudah untuk mengendalikan bola," tutur Herdman, Sabtu (08/08/2026).

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed