Ancaman Kabut Asap RI Paksa Singapura dan Malaysia Siaga

Smallest Font
Largest Font

Pemerintah Singapura dan Malaysia meningkatkan kewaspadaan atas potensi kabut asap lintas batas imbas kebakaran hutan dan lahan di Sumatera serta Kalimantan yang diperkirakan memburuk akibat fenomena El Nino pada paruh kedua 2026.

Badan Lingkungan Hidup Nasional (NEA) Singapura mendeteksi titik panas dan kepulan asap di bagian selatan serta tengah Sumatera dan wilayah Kalimantan. Kondisi cuaca kering yang berlanjut bersama angin monsun barat daya berpotensi membawa kabut asap ke wilayah Singapura jika kebakaran makin meluas.

Dampak risiko udara buruk ini memicu penyelenggara F1 Grand Prix Singapura pada Oktober 2026 menyusun rencana kontingensi bersama lembaga pemerintah. Pengelola fasilitas luar ruang juga menyiapkan langkah antisipasi jika indeks kualitas udara memburuk hingga mengganggu operasional acara.

"Kondisi kering diperkirakan akan berlanjut dalam beberapa hari mendatang. Dengan adanya angin yang bertiup dari arah tenggara atau barat daya, Singapura berpotensi mengalami kabut asap jika kebakaran tersebut semakin intensif," kata NEA.

Suhu udara di Singapura diprediksi mencapai 33-34 derajat Celsius dan berpotensi menyentuh 35 derajat Celsius. Meski Indeks Standar Polutan (PSI) masih di tingkat sedang pada kisaran 51-100, lonjakan tipis mulai terjadi. Lembaga Haze Task Force Singapura yang menaungi 28 badan pemerintah telah memastikan kesiapan pasokan masker N95 di jaringan ritel serta menginstruksikan penggunaan pembersih udara di sekolah jika situasi memburuk.

"Rencana tersebut disusun dan disempurnakan bersama para pemangku kepentingan serta lembaga pemerintah," kata juru bicara Singapore GP.

Di negara tetangga, penurunan kualitas udara tercatat meluas di negara bagian Sarawak, Malaysia pada Rabu (19/8/2026). Tujuh wilayah meliputi Serian, Sri Aman, Kuching, Mukah, Samarahan, Bintulu, dan Sibu mencatatkan Indeks Polutan Udara (API) di atas level tidak sehat 100, dengan Serian menempati angka tertinggi mencapai 165.

"Jika kabut asap menimbulkan masalah terkait jarak pandang, kesehatan masyarakat, atau operasional, Singapore GP akan bekerja sama dengan lembaga terkait sebelum mengambil keputusan bersama mengenai penyelenggaraan acara," tambah juru bicara Singapore GP.

Pemerintah Malaysia mengaktifkan Rencana Aksi Nasional Pembakaran Terbuka serta Rencana Aksi Nasional Kabut Asap untuk menanggulangi situasi tersebut. Patroli harian di kawasan rawan kebakaran darat juga makin ditingkatkan oleh otoritas setempat.

"DOE telah meningkatkan penegakan hukum dan patroli harian di daerah-daerah dengan potensi tinggi pembakaran terbuka, sambil memantau pembacaan API dari waktu ke waktu," ujar Azuri Azizah Saedon, Wakil Direktur Jenderal Departemen Lingkungan Hidup (DOE) Malaysia.

Sebanyak 55 daerah lain di Sarawak mencatat skala API sedang, sementara enam kawasan sisanya berada pada level baik di bawah 50.

"Rencana Aksi Nasional Pembakaran Terbuka dan Rencana Aksi Nasional Kabut Asap telah diaktifkan untuk mengoordinasikan upaya lembaga pemerintah dalam menangani pembakaran terbuka dan situasi kabut asap nasional," imbuhnya.

Laporan Haze Outlook 2026 dari Institut Urusan Internasional Singapura sebelumnya memproyeksikan puncak risiko kabut asap lintas batas di kawasan Asia Tenggara berlangsung sepanjang Agustus hingga September 2026.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed