Andoni Iraola Ungkap Alasan Balut Jarinya dengan Selotip Saat Laga

Smallest Font
Largest Font

Pelatih Liverpool, Andoni Iraola, memiliki kebiasaan unik yang selalu ia lakukan sebelum pertandingan dimulai. Ia konsisten membalut jari telunjuk tangan kanan dan jari tengah tangan kirinya menggunakan selotip putih.

Aksi tersebut kembali terlihat saat Liverpool meraih kemenangan 2-0 atas Ipswich Town pekan lalu, sebagaimana dilansir dari Bola. Iraola tampak menunjuk Milos Kerkez dan Cody Gakpo untuk mengapresiasi proses terciptanya gol.

Milos Kerkez merebut bola yang mengawali gol pembuka Alexander Isak, sementara Cody Gakpo menyumbang assist untuk gol kedua. Di tengah perayaan itu, balutan selotip di jari Iraola kembali menarik perhatian publik.

Kebiasaan membalut jari ini diulas secara khusus oleh media The Athletic. Ritual tersebut rupanya telah dijalankan oleh mantan juru taktik Rayo Vallecano dan Bournemouth itu selama bertahun-tahun.

Saat masih menangani Bournemouth pada September 2023, pria asal Basque tersebut mengakui bahwa tindakan tersebut murni sebuah takhayul. Kebiasaan ini sudah ia mulai sejak masih menimba ilmu di akademi Athletic Bilbao.

"Ini konyol, hanya takhayul. Kadang-kadang ketika masih menjadi pemain, wasit meminta saya melepasnya. Saya melepasnya dan tidak terjadi apa-apa. Namun, saya sudah melakukannya selama bertahun-tahun sehingga terus melakukannya," kata Iraola kepada Daily Echo.

Ia menegaskan bahwa ritual ini tidak memiliki makna teknis yang krusial bagi tim. Kebiasaan tersebut terus ia bawa ketika aktif bermain hingga kini beralih peran menjadi pelatih.

"Setiap pertandingan, bahkan pada pramusim, saya suka melakukannya. Saya sudah terbiasa, tetapi itu bukan sesuatu yang penting," lanjutnya.

Fenomena Takhayul di Dunia Sepak Bola

Takhayul bukanlah hal asing di jagat sepak bola profesional. Selain Iraola, sejumlah sosok populer dalam olah raga ini juga memiliki ritual khusus sebelum berlaga.

Mantan manajer Liverpool, Jurgen Klopp, pernah punya kebiasaan membelakangi lapangan saat timnya mendapat hadiah penalti. Begitu pula mantan kiper Liverpool, David James, yang memilih tidak berbicara dengan siapa pun dan meludah ke dinding.

Mantan penjaga gawang Pepe Reina juga menjalankan ritual ketat sebelum bertanding. Ia biasa meminum segelas anggur serta mengonsumsi dua roti panggang berisi keju dan ham pada malam sebelum laga.

Penjelasan Psikologi Olahraga

Psikolog olahraga, Marc Sagal, menilai takhayul sering kali terbentuk dari asosiasi antara kebiasaan tertentu dan hasil positif yang diraih setelahnya. Hubungan tersebut menguat seiring berulangnya kejadian serupa.

"Misalnya, seorang pemain membalut jarinya, bermain bagus, lalu otaknya menghubungkan kedua hal tersebut. Ketika hal itu terjadi beberapa kali, hubungan tersebut makin kuat menjadi sebuah takhayul," ujar Sagal.

Ia menambahkan bahwa ritual dapat memberikan kenyamanan, menjaga fokus, dan menghadirkan rasa kendali dalam situasi pertandingan yang penuh ketidakpastian.

"Saya pikir, selama masih dalam batas yang wajar, takhayul cukup adaptif dan bisa berguna. Tindakan, perilaku, dan ritual yang sudah dikenal dapat memberikan kenyamanan serta membantu fokus. Semua itu juga memberikan perasaan memiliki kendali," katanya.

Namun, Sagal memberi catatan bahwa ritual bisa menjadi kendala jika seseorang terlalu bergantung padanya. Gangguan pada ritual dapat memicu ketidakstabilan emosi dan mengalihkan fokus dari jalannya pertandingan.

"Jika ritual terganggu, hal itu bisa membuat seseorang tidak stabil dan terdistraksi. Fokus dapat beralih kepada kekhawatiran mengenai ritual yang terhenti, bukan kepada pertandingan," tutur Sagal.

Kebiasaan membalut dua jari ini terus dipertahankan Iraola bersama Liverpool, termasuk saat menghadapi Atletico Madrid di Liga Champions pada Kamis (10/9/2026) dini hari WIB.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed