Apple Prediksi Kenaikan Harga iPhone 18 Pro Karena Biaya Memori Melonjak

Smallest Font
Largest Font

Apple diprediksi akan menaikkan harga iPhone 18 Pro akibat lonjakan biaya komponen memori yang mencapai hampir 400% pada kuartal III-2026 dibandingkan tahun sebelumnya, menurut laporan dari TrendForce. Biaya memori yang melonjak ekstrem ini menyebabkan beban produksi Apple meningkat tajam, sementara perusahaan berusaha menjaga daya beli konsumen di tengah kondisi ekonomi global yang lesu. Untuk model Pro berkapasitas 256GB, biaya komponen memori naik hingga empat kali lipat dibanding tahun lalu, menjadi tekanan terbesar dalam rantai pasok Apple saat ini.

Tim manajemen Apple telah berupaya menegosiasikan harga komponen lain agar efisiensi dapat menekan keseluruhan biaya produksi, namun belum berhasil menghilangkan tekanan terhadap total biaya komponen (Bill of Materials/BOM).

Akibatnya, penyesuaian harga jual di pasar dianggap tidak terhindarkan. Sebelumnya, Apple telah menaikkan harga sebagian besar produknya pada Juni lalu, namun harga iPhone belum tersentuh dan diperkirakan akan segera disesuaikan.

Menurut laporan TrendForce, kenaikan harga iPhone 18 Pro diprediksi mencapai sekitar US$100 (Rp1,7 juta) lebih mahal dibanding pendahulunya, iPhone 17 Pro. Peningkatan harga yang terlalu tinggi dikhawatirkan akan membuat pelanggan setia Apple enggan melakukan upgrade perangkat di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Apple diproyeksikan akan mengandalkan pendapatan dari lini bisnis layanan (Services) untuk menutupi penurunan margin di sektor perangkat keras. Selain itu, TrendForce merilis proyeksi harga iPhone Ultra, ponsel lipat pertama Apple, yang diperkirakan akan dibanderol mulai dari US$2.299 (sekitar Rp40 juta) dan varian tertingginya bisa mencapai lebih dari US$3.000 (Rp52 juta). Strategi harga premium Apple ini menunjukkan risiko yang diambil perusahaan dalam mempertahankan kesetiaan pasar di tengah inflasi komponen global.

Namun, prediksi ini belum tentu final dan masih menunggu keputusan Apple dalam menghadapi krisis kelangkaan chip memori global.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed