Arab Saudi Sediakan 1.000 Beasiswa Kuliah untuk Masyarakat Indonesia
Pemerintah Arab Saudi menyediakan 1.000 kuota beasiswa bagi masyarakat Indonesia untuk tahun akademik 2026-2027. Program ini merupakan bagian dari penguatan kerja sama di sektor pendidikan tinggi antar kedua negara, dilansir dari Detikcom pada Jumat (4/9/2026).
Peluang tersebut disampaikan dalam kunjungan Menteri Pendidikan Kerajaan Arab Saudi Yousef bin Abdullah Al-Benyan bersama Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Faisal Abdullah H Amodi ke Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Kedatangan delegasi Arab Saudi disambut langsung oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Fauzan. Ia mendorong masyarakat untuk memanfaatkan program beasiswa tersebut, khususnya guna menunjang studi doktoral para dosen di Indonesia yang kini menjadi fokus prioritas.
"Ke depan, kami akan terus mendorong lebih banyak kolaborasi antar perguruan tinggi Indonesia dengan pemangku kepentingan dari Arab Saudi, termasuk di bidang STEM dan prioritas nasional kedua negara," tutur Fauzan.
Selain program beasiswa, tercatat sebanyak 95 dokumen kerja sama aktif antara kampus Indonesia dan Arab Saudi sepanjang 2026. Kemitraan ini mencakup 45 Memorandum of Understanding (MoU), 33 Memorandum of Agreement (MoA), serta 17 Implementation Arrangement (IA).
Cakupan kolaborasi tersebut meliputi riset bersama, pengabdian masyarakat, pengembangan kurikulum, pusat keilmuan, pertukaran dosen, pertukaran profesor tamu, pendidikan digital, hingga pengembangan kapasitas yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar dan dunia usaha.
Dalam penguatan riset, Arab Saudi berencana mengasesmen 3-5 perguruan tinggi di Indonesia sebagai mitra. Sebelumnya, Kemdiktisaintek telah mengusulkan 11 kampus Indonesia untuk bermitra dengan 15 perguruan tinggi unggulan Arab Saudi, seperti kerja sama Universitas Negeri Surabaya dengan Saudi Electronic University serta Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dengan King Saud University.
Fauzan menegaskan bahwa penguatan kemitraan bilateral ini sangat penting untuk terus dilanjutkan dengan tetap mengutamakan kepentingan nasional kedua negara.
"Untuk tahun-tahun mendatang, kami berharap kita dapat terus melanjutkan hubungan dan kerja sama yang telah berlangsung lama, sekaligus memperluas cakupan kegiatan dan bidang kolaborasi dengan tetap mempertimbangkan kepentingan nasional Indonesia dan Arab Saudi," tegas Fauzan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow